Advertisement
Tim Teknis Mabes Polri Mulai Bekerja Besok untuk Mengungkap Kasus Novel Baswedan
Novel Baswedan - Antara
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA--Polri mengungkapkan tim teknis yang terdiri atas 90 anggota Polri berkemampuan khusus, dipimpin langsung Kabareskrim Komjen Pol Idham Aziz, akan bekerja mulai 1 Agustus 2019.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Pol. Dedi Prasetyo menuturkan tim teknis dibentuk untuk menindaklanjuti seluruh temuan dan rekomendasi Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan.
Advertisement
Menurut Dedi, target kerja tim teknis itu adalah tiga bulan atau akan berakhir sekitar November 2019. Selama tiga bulan tersebut, Kabareskrim Komjen Pol. Idham Aziz didesak Presiden Jokowi untuk mengungkap dan menangkap pelaku penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan.
"Besok tim teknis ini sudah langsung bekerja sesuai dengan tugas dan kompetensi masing-masing," tuturnya, Rabu (31/7/2019).
BACA JUGA
Dedi menjelaskan, pertama kali bekerja, tim teknis akan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) seperti yang dilakukan TGPF dan tim Polda Metro Jaya.
Perbedaan olah TKP yang dilakukan tim teknis dengan TGPF dan tim Polda Metro Jaya adalah penggunaan alat yang lebih canggih.
"Kenapa olah TKP lagi menjadi titik awal, karena teori pembuktian setiap peristiwa pidana bermula dari TKP dan ini sudah dilengkapi alat canggih," kata Dedi.
Menurut Dedi, tim teknis juga akan bekerja sama dengan Dukcapil Kementerian Dalam Negeri untuk menelusuri alamat pelaku, setelah mendapat sketsa wajah pelaku.
"Tim teknis ini akan bekerja sama secara maksimal dan menangkap pelakunya," ujar Dedi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- 6.308 WNI Terjerat Scam di Kamboja, Ribuan Dipulangkan
- Trump Ingin Konflik Iran Cepat Usai, Tekanan Justru Meningkat
- Pelecehan Berlangsung 8 Tahun, DPR Kejar Keadilan Korban Syekh AM
- Sebelum ke Beijing, Trump Kejar Gencatan Senjata dengan Iran
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
Advertisement
Senin, Open House Sultan di Kepatihan. 70 Angkringan Disiapkan
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Ancaman DarkSword Intai iPhone, Segera Update iOS Anda
- Veda Ega Pratama Jadi Sorotan Media Spanyol Jelang Moto3 Amerika
- Tol Jogja-Solo Diserbu 376 Ribu Kendaraan Saat Lebaran
- Meta dan Google Kena Sanksi, Bahaya Medsos Terbukti
- Mulai 1 April, Kuota BBM Malaysia Dipotong
- AS Batasi Router Impor, Risiko Harga Naik Mengintai
- Gratis! Warga Bantul Bisa Jelajah 17 Museum
Advertisement
Advertisement







