Ledakan Guncang Ruko San Antonio Surabaya, Penyebab Masih Diselidiki
Ledakan mengguncang ruko San Antonio Pakuwon City Surabaya. Lima orang luka, sejumlah bangunan dan kendaraan rusak, penyebab diselidiki.
Ilustrasi polisi mengamankan lokasi tergulingnya truk bermuatan batu di Jalan Kawijo No.11, Desa Pengasih, Kecamatan Pengasih, Rabu (8/5/2019).-Harian Jogja/Jalu Rahman Dewantara
Harianjogja.com, BOYOLALI--Sopir truk kontainer yang terlibat kecelakaan di Boyolali, Jawa tengah akhirnya ditetapkan sebagai tersangka. Kecelakaan tersebut telah menewaskan satu orang.
Kapolres Boyolali, AKBP Kusumo Wahyu Bintoro mengatakan kronologis truk kontainer bernopol H 1975 BH menabrak bagian depan gedung Puskesmas Mojosongo diduga karena mengalami rem blong.
Disaat yang bersamaan lampu lalu lintas trafick light sedang menunjukkan warna merah, dan banyak kendaraan yang berhenti saat itu. Kemungkinan saat melihat banyak kendaraan berhenti sang sopir langsung membanting stir ke arah kanan hingga akhirnya melompat dan menabrak bangunan.
"Kemungkinan, sopirnya tidak bisa mengendalikan kendaraan, akhirnya banting stir ke kanan," jelasnya kepada awak media, Kamis (25/7/2019).
Pada saat itu kondisi Puskesmas mulai, ramai. Kontainer yang melaju tidak terkendali akhirnya menabrak bangunan puskesmas dan mengakibatkan 1 orang meninggal dunia, dan satunya mengalami luka. "Korban saat itu menunggu ibunya di sekitar Puskesmas," lanjutnya.
Ditambahkan Kasatlantas Boyolali AKP Febriani Aer mengatakan, pengemudi truk kontainer bernama Solchan, warga Plataran Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal sudah mereka amankan dan menjalani pemeriksaan.
Termasuk memeriksa para saksi yang mengetahui kejadian kecelkaan yang menewaskan satu orang tersebut. "Sopir kontainer saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Ledakan mengguncang ruko San Antonio Pakuwon City Surabaya. Lima orang luka, sejumlah bangunan dan kendaraan rusak, penyebab diselidiki.
Riparkap Sleman disiapkan menjadi acuan pengembangan pariwisata selama 20 tahun, dengan evaluasi dan penyesuaian setiap lima tahun.
BPK menyoroti ketidakjelasan status kelembagaan SKK Migas yang dinilai berdampak pada tata kelola dan ketahanan energi nasional.
DPRD Kulonprogo meminta jaringan SPAM diperluas di kawasan Menoreh karena masih ada warga yang belum terjangkau air bersih.
Pengusaha logistik menyoroti fleksibilitas outsourcing dan PKWT dalam UU Ketenagakerjaan agar sesuai karakter industri yang dinamis.
BK DPRD Bantul menyatakan belum ada laporan pelanggaran berat anggota dewan sepanjang 2024-2026. Pelanggaran masih sebatas administrasi.