WBC Tunjuk Agit Kabayel Jadi Penantang Wajib Oleksandr Usyk
WBC tetapkan Agit Kabayel sebagai penantang wajib Oleksandr Usyk untuk perebutan gelar dunia kelas berat pada 2026.
Foto ilustrasi petugas loket melayani peserta BPJS Kesehatan. - Antara
Harianjogja.com, JOGJA — Kabar soal kenaikan iuran BPJS Kesehatan yang ramai beredar di media sosial dipastikan tidak benar. Hingga saat ini, besaran iuran Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) masih tetap dan belum mengalami perubahan.
Kepala Humas BPJS Kesehatan, Rizzky Anugerah, menegaskan bahwa informasi yang menyebut adanya kenaikan iuran merupakan kabar yang tidak utuh dan berpotensi menyesatkan masyarakat. Ia meminta publik untuk lebih cermat dalam menerima informasi, terutama yang beredar di media sosial.
"Untuk peserta JKN segmen pekerja bukan penerima upah (PBPU) atau peserta mandiri kelas I iurannya Rp150 ribu, kelas II Rp100 ribu dan kelas III Rp42 ribu per orang per bulan dengan bantuan iuran sebesar Rp7 ribu per orang per bulan dari pemerintah, sehingga yang dibayarkan peserta kelas III hanya Rp35 ribu," katanya, Jumat (29/5/2026)
Menurut Rizzky, nominal iuran tersebut tetap mengacu pada regulasi yang berlaku dan belum mengalami penyesuaian. Dengan iuran yang relatif terjangkau, peserta JKN tetap mendapatkan perlindungan kesehatan yang sangat luas, termasuk untuk penyakit dengan biaya pengobatan tinggi.
Ia menjelaskan, berbagai penyakit serius seperti gagal ginjal kronis, penyakit jantung, kanker, talasemia, hemofilia hingga diabetes melitus dengan komplikasi membutuhkan biaya pengobatan yang besar dan berkelanjutan. Dalam kondisi ini, Program JKN hadir sebagai solusi perlindungan finansial bagi masyarakat.
Rizzky memberi gambaran konkret terkait manfaat JKN. Ia mencontohkan biaya operasi pemasangan ring jantung yang bisa mencapai ratusan juta rupiah.
"Bayangkan jika ada seseorang yang menabung dengan nominal uang yang sama seperti yang dibayarkan untuk iuran JKN, misalnya Rp35 ribu per bulan untuk kelas III. Jika kita menabung Rp35 ribu tiap bulan, butuh waktu 357 tahun supaya kita bisa membayar biaya operasi tersebut. Namun, dengan adanya Program JKN, biaya operasi tersebut bisa dibayarkan dari iuran 4.285 orang peserta JKN kelas III lain yang sehat,” kata Rizzky.
Lebih lanjut, ia menyoroti tantangan sektor kesehatan yang terus berkembang, mulai dari kenaikan harga obat, alat kesehatan, hingga biaya layanan rumah sakit yang meningkat setiap tahun. Meski demikian, iuran JKN tetap dipertahankan agar tetap terjangkau bagi masyarakat luas.
“Di tengah biaya kesehatan yang terus meningkat, iuran JKN masih tetap sama selama bertahun-tahun. Ini menunjukkan bahwa Program JKN dijaga agar tetap terjangkau, sehingga masyarakat tetap memiliki perlindungan kesehatan,” ujar Rizzky.
Program JKN sendiri mengusung prinsip gotong royong, di mana peserta yang sehat membantu peserta yang sakit, serta peserta yang mampu membantu yang membutuhkan. Oleh karena itu, kepatuhan dalam membayar iuran menjadi faktor penting dalam menjaga keberlangsungan program ini.
Selain memastikan status kepesertaan tetap aktif, masyarakat juga diimbau untuk mulai menerapkan pola hidup sehat sebagai langkah pencegahan penyakit. Upaya promotif dan preventif dinilai krusial agar beban pembiayaan kesehatan dapat ditekan.
“Gotong royong adalah fondasi utama Program JKN. Karena itu, penting bagi seluruh peserta untuk menjaga kepesertaan tetap aktif sekaligus menjaga kesehatan agar manfaat program ini dapat terus dirasakan bersama," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
WBC tetapkan Agit Kabayel sebagai penantang wajib Oleksandr Usyk untuk perebutan gelar dunia kelas berat pada 2026.
Maruti Suzuki India dikabarkan siap meluncurkan mobil flex fuel E100 berbasis etanol untuk Wagon R dan Fronx pada 2026 sebagai bagian dari transisi energi bersi
Tunggal putra Alwi Farhan lolos ke semifinal Singapore Open 2026 usai membungkam wakil Jepang Kodai Naraoka dua gim langsung 21-12, 21-17.
PSIM Jogja cenderung mempertahankan staf pelatih lokal musim depan. Jean-Paul Van Gastel fokus evaluasi tim dan peningkatan aspek taktik pemain.
Sapi kurban 1,1 ton di Sleman jadi sorotan. Dikirim sosok misterius TIW, daging melimpah hingga dibagikan lintas daerah.
Waspadai lonjakan kolesterol jahat (LDL) pasca-Iduladha. Kenali 5 gejala tubuh dari nyeri dada hingga sakit kepala seusai makan daging kambing.