Curi Cabai di Ladang, 2 Warga Wonosobo Kini Mendekam di Penjara

Polisi bersejata laras panjang mengawal dua warga Temanggung yang dituduh mencuri cabai, Kamis (18/7 - 2019). (Antara/Heru Suyitno)
19 Juli 2019 19:57 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, TEMANGGUNG — Lantaran dituduh mencuri cabai di ladang, dua warga Wonosobo, Jawa Tengah kini mendekam di balik jeruji besi.

Aparat Polres Temanggung menahan dua warga Garong, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, berinisial S dan K. Kedua orang itu dituduh sebagai pencuri cabai.

Kasat Reskrim Polres Temanggung AKP Muhammad Alfan Armin mengatakan kedua tersangka tersebut telah melakukan pencurian cabai di ladang di Desa Kentengsari, Kecamatan Ngadirejo, Kabupaten Temanggung, Jateng, Senin (15/7/2019). Berdasarkan pengakuan kedua tersangka, menurut AKP Muhammad Alfan Armin, mereka telah empat kali melakukan pencurian cabai.

Pada tanggal 15 Juli 2019 sekitar pukul 17.00 WIB, pihaknya mendapat informasi dari masyarakat bahwa ada pencurian cabai dan pelaku diamankan warga di Balai Desa Kentengsari. Petugas dari polsek lantas ke lokasi. Mengetahui banyak warga di lokasi itu, polisi mengevakuasi terhadap pelaku, lalu melakukan pengecekan kesehatan terhadap pelaku. Setelah itu, polisi melakukan pemeriksaan.

"Hasil pemeriksaan diketahui bahwa sudah ada empat korban pencurian lombok yang dilakukan oleh pelaku," katanya di Temanggung, Jawa Tengah, Kamis (18/7/2019).

Barang bukti yang ditemukan dari pelaku berupa dua sabit dan cabai hasil curian serta sebuah tas. Pelaku diproses hukum terkait dengan senjata tajam, atau melanggar Pasal 2 Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun. Selain itu, pencurian diancam Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman tujuh tahun.

Petugas melakukan evakuasi terhadap pelaku karena warga marah dengan pencurian cabai tersebut. 

Sumber : Antara