Advertisement
KBRI Kuala Lumpur Raih Penghargaan Top 99 KIP
Wakil Presiden Jusuf Kalla (keenam kiri) didampingi Mendagri Tjahjo Kumolo (ketujuh kiri) berfoto bersama kepala daerah dan perwakilan pemerintah daerah penerima penghargaan di sela pembukaan Pameran dan Forum Internasional Kota Cerdas Indonesia 2019 di Jakarta, Rabu (17/7/2019). - Antara Foto.
Advertisement
Harianjogja.com, KUALA LUMPUR--KBRI Kuala Lumpur melalui program inovasi KBRI KL Jaman Now berhasil meraih penghargaan Top 99 pada Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) yang diadakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB).
“Program inovasi KBRI KL Jaman Now menawarkan Pelayanan dan Pelindungan yang beorientasi pada pemberdayaan dan pendidikan WNI untuk meningkatkan harkat dan martabat anak bangsa,” ujar Koordinator Fungsi Konsuler KBRI Kuala Lumpur, Yusron B Ambary, Jumat (19/7/2019).
Advertisement
Penyerahan penghargaan dilakukan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Syafruddin, kepada Sekretaris Direktorat Jenderal Protokol dan Konsuler Kementerian Luar Negeri, Winanto Adi di Semarang, pada Kamis(18/7/2019).
Inovasi KBRI KL Jaman Now merupakan wujud nyata semangat “Service Excellence Beyond Expectation” Kementerian Luar Negeri yang berupaya untuk meningkatkan kualitas dan akses pelayanan kekonsuleran melalui KBRI Buka 24-Jam, ANCOL (Antrian Cara Online) untuk Permohonan Antrian Paspor/Visa, Si-PONCO (Sistem Pengambilan Nomor Anti Calo), Si-LACI (Sistem Layan Ambil Cepat Imigrasi), KIPAS (Kirim Paspor Pakai Pos), SMS Gateway, serta renovasi dan pembangunan ruang layanan baru dan percepatan pelayanan konsuler.
BACA JUGA
“Selain itu, inovasi KBRI KL Jaman Now juga dilakukan melalui program pemberdayaan melalui pelatihan WNI Bermasalah ‘Saya Mau Sukses’ dan pembangunan Community Learning Center di perkebunan kelapa sawit untuk memberikan akses pendidikan kepada ribuan anak2 TKI yang selama ini tidak mendapatkan akses pendidikan karena status keimigrasian mereka,” katanya.
Kedua program dimaksud merupakan implementasi dari prioritas pelayanan publik Kementerian Luar Negeri dalam memberikan pelindungan lebih bagi WNI di luar negeri, (Beyond Protection) dengan mengedepankan pemberdayaan WNI melalui pendidikan dan pelatihan keterampilan yang bertujuan untuk memberikan kehidupan yang lebih baik dan bermartabat.
KIPP 2019 diikuti oleh 3.156 program inovasi dari 331 unit kerja pelayanan publik Instansi Pemerintah Pusat dan Daerah, serta BUMN/BUMD seluruh Indonesia. “Program Inovasi KBRI KL Jaman Now bersama dengan peraih Top 99 lainnya akan kembali mengikuti seleksi untuk masuk pada tahap akhir, Top 45 Inovasi Pelayanan Publik 2019,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Hujan Deras dan Angin Kencang Ganggu 15 Penerbangan di Juanda
- Iran Sebut AS Minta Bantuan Negara Regional Amankan Selat Hormuz
- WHO: 14 Tenaga Medis Tewas dalam Serangan Fasilitas Kesehatan Lebanon
- Trump Sebut Banyak Negara Siap Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz
- Prabowo Perintahkan Polri Usut Tuntas Penyiraman Andrie Yunus
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- KPK Ungkap THR Forkopimda dari Pemerasan Bupati Cilacap
- Arus Mudik Tol Cipali Mulai Naik, Diskon Tarif 30 Persen Mulai Berlaku
- OTT KPK Bupati Cilacap, Begini Respons Gubernur Jateng Ahmad Luthfi
- Mudik Lebaran 2026: Penumpang Terminal Giwangan Jogja Naik 15 Persen
- Exeed EX7 SUV Listrik Chery Terungkap, Tenaga 230 kW
- Puncak Mudik Terminal Mandala Lebak Diprediksi 17-18 Maret
- H-6 Lebaran, 23.610 Kendaraan Melintas GT Cikampek Utama
Advertisement
Advertisement








