PSI Sebarkan Rumor Potensi Dagang Jabatan Wagub DKI

DPRD DKI - beritajakarta.com
15 Juli 2019 23:47 WIB Aziz Rahardyan News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA — Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengungkap potensi dagang jabatan bermodus suap uang daftar hadir rapat, dalam pemilihan wakil gubernur DKI Jakarta.

"Ya standar artinya gini, modusnya, pokoknya untuk datang di kuorum, untuk datang duduk itu ada uangnya. Jadi nanti siapa pun ini bisa atur apakah paripurna mau jadi, menyetujui atau menolak, terserah yang mengatur ini semua. Siapa yang mau ikut diatur ada uangnya. Kebayang ya? Dan 1 kursi ratusan juta. Tapi ini masih rumor ya, sekali lagi saya sampaikan," ujar Wakil Ketua DPW PSI Jakarta Rian Ernest, Senin (15/7/2019).

Rian menceritakan potensi ini didengarnya dari elite politik di lingkup DKI Jakarta. PSI ikut menyebarluaskan rumor ini agar masyarakat, lebih-lebih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) waspada terhadap potensi-potensi semacam ini.

"Ini pencegahan sekali lagi. Kita bicara narasi-narasi pencegahan. Kita tidak mau mengatakan bahwa sudah terjadi, belum. Tapi resiko ini semakin hari semakin besar terjadi dan kalau misalnya dicegah dari awal, kenapa tidak?" tambahnya.

Kini proses pemilihan wakil gubernur DKI Jakarta pengganti Sandiaga Uno di DPRD telah memasuki agenda rapat pimpinan gabungan (Rapimgab) untuk mengesahkan tata tertib pemilihan wakil gubernur DKI Jakarta.

Setelah tata tertib rampung, nantinya DPRD akan menjadwalkan rapat paripurna untuk mengesahkan para panitia pemilih. Sayangnya, Rapimgab yang seharusnya berlangsung hari ini, diundur hingga esok Selasa (15/7/2019) karena anggota yang hadir tidak memenuhi kuorum.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia