Advertisement
Bangunan Sarang Walet ludes Terbakar
Ilustrasi kebakaran. - Reuters
Advertisement
Harianjogja.com, BARITO TIMUR--Dua buah bangunan budi daya sarang burung walet, satu rumah, dan barak sewaan 10 pintu di Jalan Haringen RT 10 Kelurahan Tamiang Layang Kecamatan Dusun Timur Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah, Sabtu siang, hangus terbakar.
Aroel, saksi mata, mengatakan bahwa api pertama kali terlihat di barak sewaan. Ketika itu api sudah mulai membesar dan melahap barak sewaan.
Advertisement
"Saya bersama anak saya lewat Jalan Achmad Yani dan melihat asap tebal, lalu saya langsung menuju arah asap tebal di Jalan Haringen. Sampai di lokasi, saya melihat api mulai membesar dari barak sewaan, lalu saya langsung menghubungi unit pemadam kebakaran Tamiang Layang," katanya.
Pantauan di lapangan, pemadam kebakaran pertama kali tiba di lokasi kebakaran sekitar 15 menit setelah dihubungi. Saat itu api yang sudah membesar dan sudah menghanguskan barak beserta rumah dan bangunan budi daya sarang burung walet milik Afny.
BACA JUGA
Dalam waktu singkat, api juga merambat ke bangunan sarang burung milik H. Mahdi dan rumah Mahyudi. Api akhirnya bisa dipadamkan setelah tiga unit armada pemadam kebakaran dari Kelua Kabupaten Tabalong Kalimantan Selatan ikut berjibaku melawan si jago merah.
Kapolres AKBP Zulham Effendy mengatakan bahwa pihaknya melakukan penyelidikan penyebab kebakaran tersebut. Penyidik meminta keterangan sejumlah saksi dan mengumpulkan barang bukti di lokasi kejadian.
"Kini masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dari tim identifikasi Satreskrim Polres Barito Timur. Untuk sementara diduga karena hubungan pendek arus listrik. Dugaan ini ada karena kondisi barak sedang dalam keadaan kosong atau penghuninya sedang tidak ada di tempat," kata perwira dengan pangkat melati dua di pundak itu.
Zulham mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati dan selalu memperhatikan instalasi listrik di rumah dan barang elektronik lainnya.
Jika hendak bepergian atau keluar rumah, warga diharapkan mencabut aliran listrik yang tidak dipergunakan. Hal ini untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Zulham juga meminta kepada warga untuk mengganti instalasi listrik yang sudah lama. Instalasi listrik di atas 20 tahun perlu diganti agar terhindar dari bahaya kebakaran.
"Untuk instalasi listrik agar dilakukan penataan dan perlu pengecekan berkala. Lebih baik cabut aliran listrik pada alat elektronik jika tidak sedang dipergunakan untuk menghindari kejadian kebakaran yang tidak diinginkan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Update Mudik Lebaran 2026: Masih Ada 2,37 Juta Tiket Kereta Api KAI
- Penetapan Hakim Adies Kadir Dipersoalkan, Begini Amar Putusan MKMK
- PBB Soroti Krisis Kemanusiaan di Timur Tengah
- Kapal Perang Iran Karam di Samudra Hindia, 101 Hilang
- Skandal Goreng Saham, OJK Bekukan Aset Rp14 Triliun dan 2 Tersangka
Advertisement
Pengendara Motor Tewas Seusai Tabrak Truk di Jalan Wates-Purworejo
Advertisement
Festival Imlek Nasional 2026 Pecahkan Rekor Dunia Lontong Cap Go Meh
Advertisement
Berita Populer
- Makan Bergizi Gratis Jangkau 61 Juta Orang, UMKM Lokal Jadi Pemasok
- Harga Ayam Ras Melonjak, Mentan Bongkar Ulah Distributor Nakal
- Mudik Gratis Telkom 2026: Siapkan 27 Bus dan 3 Rute Kapal Laut
- Jalur Clongop Gunungkidul Longsor, Alat Berat Pemda DIY Diterjunkan
- Begal Modus Mata Elang, Korban Dipukul dan Diceburkan ke Sungai
- Drama OTT Bupati Pekalongan, KPK Tangkap Fadia Arafiq di SPKLU
- Pecah Rekor MURI, Plaza Ambarrukmo Gelar Wayang Kulit 20 Jam Nonstop
Advertisement
Advertisement







