PSEL Baru Tangani 22 Persen Sampah, Zulhas Dorong Teknologi Pirolisis
Zulhas mendorong teknologi pirolisis sebagai pelengkap PSEL yang diperkirakan baru menangani 22 persen timbulan sampah nasional.
Ilustrasi kenaikan gelombang di Pantai Baron, Gunungkidul, DIY./Harian Jogja-Kusnul Isti Qomah
Harianjogja.com, MANOKWARI--Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini tentang potensi gelombang tinggi di perairan Laut Pasifik.
Masyarakat di wilayah Papua dan Papua Barat yang tinggal di pesisir utara diimbau mewaspadai dampak gelombang tersebut.
Kepala BMKG Stasiun Rendani Manokwari Denny Putiray, Jumat, mengatakan tinggi gelombang di perairan laut utara Papua dan Papua Barat tersebut diperkirakan bisa mencapai 3,5 meter pada Sabtu (13/7/2019).
Ia menjelaskan, di Pasifik sebelah utara Papua Barat terdapat tekanan rendah yang dapat menyebabkan konvergensi atau pertemuan udara. Ini berdampak pada munculnya awan cumulonimbus yang berpotensi menimbulkan angin kencang dan gelombang tinggi
Selain itu, wilayah ini pun berpotensi terjadi hujan disertai guntur kilat. "Manokwari, Kota Sorong, Tambrauw, Raja Ampat, Teluk Wondama, Manokwari Selatan ini berhadapan langsung dengan Laut Pasifik. Begitu pula Biak dan Numfor Provinsi Papua," kata dia.
Nelayan di daerah-daerah tersebut yang hendak melaut diimbau waspada, begitu pula masyarakat yang ingin melakukan perjalanan dengan menggunakan perahu.
"Saudara-saudara kita baik di Manokwari ini kan biasa melakukan perjalanan menggunakan perahu menuju Biak juga Numfor, begitu pun sebaliknya. Kami sarankan hati-hati lihat cuaca dan angin demi keselamatan," kata dia.
Ia mengutarakan, secara umum cuaca di seluruh daerah di Papua Barat pada Sabtu (13/7/2019) memiliki potensi berawan hingga hujan ringan. Suhu udara diperkirakan berada pada kisaran 25 hingga 31 derajat celsius.
Angin bertiup dari arah barat ke utara dengan kecepatan antara 3 hingga 10 knots atau 6 hingga 20 km/jam. Manokwari pun diprediksi berawan dan berpotensi hujan ringan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Zulhas mendorong teknologi pirolisis sebagai pelengkap PSEL yang diperkirakan baru menangani 22 persen timbulan sampah nasional.
Mendag Budi Santoso menyebut BRICS menyepakati mayoritas substansi perdagangan meski belum mencapai joint statement.
Jelang HUT ke-81 RI, DPRD Bantul mengajak warga mengibarkan Merah Putih dan menjaga kondisi serta pemasangannya.
Pagar SDN Minomartani 2 di Ngaglik, Sleman, roboh saat jalan santai. Sebanyak 10 warga tertimpa dan dilarikan ke tiga rumah sakit.
Seskab Teddy mendorong anak putus sekolah kembali belajar melalui Sekolah Rakyat. Program ini disebut telah memberi akses pendidikan bagi 43.000 anak.
BGN mewajibkan ompreng MBG mencantumkan batas waktu konsumsi mulai pekan depan untuk memperkuat keamanan pangan dan mencegah keracunan.