NTT Kembali Diguncang Gempa M4,0, Rumah Rusak Capai 53.971
Gempa M4,0 kembali mengguncang NTT pada 23 Agustus 2026. BNPB mencatat 53.971 rumah rusak akibat rangkaian gempa sejak 15 Agustus.
Partai Gerindra/JIBI
Harianjogja.com, JAKARTA - Kubu pasangan calon Joko Widodo-KH Ma\'ruf Amin diklaim menawari sejumlah jabatan strategis kepada Partai gerindra sebagai syarat untuk berkoalisi di pemerintahan periode 2019-2024. Namun, tawaran yang disodorkan itu belum dijawab oleh Gerindra karena masih mendengar aspirasi dari kader serta para pendukungnya.
"Kami tidak berkapasitas menilai ajakan kubu Jokowi hanya sekadar retoris atau bukan. Yang jelas faktanya memang mereka menawari posisi di beberapa kementerian," ungkap Ketua DPP Gerindra, Andy Rahmad Wijaya saat berbincang dengan Okezone-jaringan Harianjogja.com di Jakarta, Jumat (5/7/2019).
Andy menuturkan, hingga kini Gerindra masih mendengar aspirasi kader dan pendukung terkait arah politik partai berlogo kepala burung garuda tersebut. Ia mendetailkan tawaran yang disodorkan kubu Jokowi untuk Gerindra, yakni dua kursi menteri, satu kursi pimpinan MPR dan dua posisi Wantimpres.
"Dan kami belum menjawab. Kami masih dalam proses mendengar aspirasi dari pendukung. (Ditawari) dua menteri, satu pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), dan dua Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres)," ungkapnya.
Diwartakan sebelumnya, Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) membuka pintu bagi partai politik oposisi untuk bergabung bersama Koalisi Indonesia Kerja (KIK). Terutama bagi Gerindra yang mencalonkan Prabowo Subianto di Pilpres 2019. Kekinian, Prabowo juga sudah membubarkan Koalisi Indonesia Adil dan Makmur pasca-putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang memenangkan petahana.
Menurut Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Arief Poyuono, pihaknya belum memutuskan langkah politik ke depan di masa pemerintahan 2019-2024. Semua keputusan itu berada di tangan Prabowo selaku Ketua Umum.
"Masih rahasia, semua masih menunggu keputusan dari Pak Prabowo, masih di tangan bapak keputusannya," kata Arief kepada Okezone, Sabtu, 29 Juni 2019 lalu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Gempa M4,0 kembali mengguncang NTT pada 23 Agustus 2026. BNPB mencatat 53.971 rumah rusak akibat rangkaian gempa sejak 15 Agustus.
Belanja APBN di DIY mencapai Rp11,61 triliun hingga Juli 2026, dengan TKD Rp5,33 triliun dan sejumlah program strategis berjalan.
PSS Sleman memaparkan progres Home Ground Training, akademi usia muda, tata kelola klub hingga kesiapan tim dalam sarasehan bersama BCS dan Slemania jelang Supe
PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin), operating company PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom), menghadirkan empat kerja sama strategis
Cara parkir paralel mobil hybrid Toyota agar bisa dipindahkan saat pemilik tidak berada di dalam kendaraan. Simak fungsi EPB, posisi N, dan shift lock.
Khawatir NIK disalahgunakan untuk judi online atau pinjaman ilegal? Simak cara cek status NIK melalui SLIK OJK secara online maupun offline.