Dianggap Tak Berprestasi, Mendikbud Nadiem Makarim Jadi Sorotan Evaluasi
Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) mendesak Presiden Joko Widodo mengevalusi kinerja Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim.
Ketua DPR Bambang Soesatyo./Bisnis-Himawan L Nugraha
Harianjogja.com, JAKARTA--Karier politik Ketua DPR Bambang Soesatyo terbilang cukup sukses tetapi siapa sangka jika ia masih memendam cita-cita yang belum tercapai.
Bambang menyebut posisi sebagai Ketua DPR menjadi perjalanan karier politiknya yang paling tinggi. Jabatan itu sejatinya juga menjadi anugerah tersendiri, karena awalnya dirinya hanya berkeinginan menjadi Ketua Fraksi Partai Golkar di DPR.
Sebagai orang yang mengawali karier sebagai seorang jurnalis, Bambang menyatakan amanah yang diberikan itu tak lepas dari profesi dirinya yang lampau.
Dengan menjadi jurnalis, katanya dia mengakui memiliki kemampuan menulis, berbicara dan berdialektika yang terus berkembang, sehingga bisa menganalisis setiap kejadian dengan tepat.
"Jujur saat ini masih ada satu cita-cita saya yang belum tercapai. Kalau karier politik di DPR, saya sudah mencapai posisi tertinggi sebagai Ketua DPR. Walaupun awalnya saya hanya berkeinginan menjadi Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI. Nah, sebagai wartawan cita-cita saya yang belum terwujud adalah menjadi Ketua PWI. Karena saya sampai saat ini hanya tercatat sebagai anggota PWI Jaya," kata Bambang dikutip dari keterangan resmi, Kamis (4/7/2019).
Sebagai orang yang pernah berkecimpung di dunia pers, Bambang berharap peran wartawan untuk tetap mengedepankan pemberitaan yang obyektif.
Hal lain yang juga menjadi sorotan Bambang adalah adanya polarisasi di masyarakat terkait dengan adanya kontestasi Pemilihan Presiden 2019.
Bambang Soesatyo menyerukan supaya semua komunitas mengakhiri polarisasi ini.
“Ekses yang mengemuka sejak sebelum dan sepanjang periode tahun poltik 2019 adalah polarisasi masyarakat. Rivalitas itu nyata-nyata tidak sehat dan juga tidak produktif. Fakta tentang polarisasi masyarakat ini harus disikapi dengan sangat serius dan bersungguh-sungguh," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) mendesak Presiden Joko Widodo mengevalusi kinerja Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim.
Sebanyak 28 orang tewas dan dua lainnya hilang akibat longsor tambang emas ilegal di Angola barat laut, termasuk 13 korban dari satu keluarga.
Bareskrim memastikan blackout di Sumatra bukan sabotase, melainkan dampak cuaca ekstrem yang merusak jaringan transmisi listrik di Jambi.
JAECOO telah mengirimkan 16.000 unit J5 EV ke konsumen Indonesia. SUV listrik ini dibanderol mulai Rp279,9 juta.
Daftar mobil listrik murah 2026 di Jogja mulai Rp100 jutaan, cocok untuk mobilitas harian dan hemat biaya BBM
Lima pendaki tersambar petir di puncak Gunung Monrolo, Maros. Satu orang meninggal dunia dan empat lainnya selamat.