Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen, Daya Beli Dinilai Masih Kuat
Ekonomi Indonesia tumbuh 5,61 persen pada triwulan I-2026. Menkeu Purbaya menyebut konsumsi rumah tangga jadi penopang utama daya beli.
Ilustrasi orang hilang./Ist-Okezone
Harianjogja.com, PURWOKERTO--Seorang petani bernama Tarsitam Tamiaryo dilaporkan hilang di Banyumas. Koordinator Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Banyumas Ady Candra menyampaikan jika saat ini tim "search and rescue" (SAR) gabungan melakukan upaya pencarian.
"Korban bernama Tarsitam Tamiaryo, warga Desa Kemutug Kidul RT 01 RW 02, Kecamatan Baturraden, Banyumas. Berdasarkan informasi yang kami terima, Tarsitam diketahui pergi ke sawah pada Rabu (3/7/2019), pukul 08.00 WIB, namun hingga pukul 21.00 WIB tidak pulang," katanya di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Kamis (4/7/2019).
Oleh karena itu, kata dia, keluarga korban segera melaporkannya ke Pemerintah Desa Kemutug Kidul yang ditindaklanjuti dengan upaya pencarian bersama personel Bintara Pembina Desa (Babinsa), Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas), serta warga setempat namun hingga hari Kamis (4/7/2019), pukul 04.00 WIB, korban belum ditemukan.
Terkait dengan hal itu, dia mengatakan upaya pencarian kembali dilanjutkan pada Kamis pagi dengan melibatkan tim SAR gabungan yang terdiri atas personel Tagana Kabupaten Banyumas, Pramuka Peduli Kwarcab Banyumas, KSB Kecamatan Sumbang, Koramil Baturraden, Polsek Baturraden, dan Serayu Rescue.
"Dalam pencarian ini, kami dibagi menjadi dua tim karena sawah milik korban berada di antara dua sungai. Tim 1 menyusuri Sungai Pelus yang berada di sebelah timur sawah, sedangkan Tim 2 menyusuri Sungai Belot yang berada di sebelah barat sawah," katanya.
Lebih lanjut, Candra mengatakan berdasarkan informasi, korban atas nama Tarsitam Tamiaryo diketahui sedang ada masalah keluarga.
Selain itu, kata dia, pihak keluarga sudah berusaha mencari Tarsitam di rumah saudara-saudaranya namun yang bersangkutan tidak ada.
"Saat pergi ke sawah, Pak Tarsitam mengenakan kaos warna putih lengan panjang dan memakai celana pendek serta membawa sarung," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Ekonomi Indonesia tumbuh 5,61 persen pada triwulan I-2026. Menkeu Purbaya menyebut konsumsi rumah tangga jadi penopang utama daya beli.
Forum Anak Daerah (FAD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sukses menggelar hari pertama dari rangkaian kegiatan "Temu Hati #17" di Ruang Nyi Ageng Serang
Dinkes Sleman ungkap keracunan Toragan akibat Salmonella dari makanan hajatan, seluruh pasien kini telah pulih.
Prabowo resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, soroti keadilan sosial dan nilai Pancasila dalam kasus buruh Indonesia.
Gunungkidul perketat pengawasan hewan kurban 2026 dengan 120 petugas dan pemeriksaan SKKH di pasar hewan.
BPBD Bantul siapkan Rp20 juta untuk antisipasi El Nino. Potensi kekeringan dan kebakaran mulai dipetakan sejak dini.