Koalisi Prabowo-Sandi Bubar, Dahnil Anzar Tetap Jadi Jubir sampai Penetapan

Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak. - Bisnis.com/Yusran Yunus
04 Juli 2019 11:17 WIB Jaffry Prabu Prakoso News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA--Pasca Mahkamah Konstitusi menolak seluruh gugatan perselisihan hasil pemilihan umum presiden, koalisi Prabowo-Sandi resmi dibubarkan. Dengan demikian, sudah tidak ada lagi kegiatan yang dilakukan oleh peserta pilpres  nomor urut 02.

Meski bubar, Koordinator Juru Bicara (Jubir) Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak tetap pada tugasnya, yaitu penyambung lidah.

“Untuk sementara ini saya tetap jadi jubir Prabowo terkait dengan beberapa hal terkait pandangan beliau kepada publik jelang Oktober [pelantikan presiden terpilih]. Dengan Sandi juga,” katanya saat dihubungi, Kamis (4/7/2019).

Dahnil menjelaskan bahwa setelah Koalisi Indonesia Adil Makmur ini tidak ada banyak partai yang mengajak untuk bergabung. Selain Partai Gerindra yang diketuai Prabowo sendiri, PKS dan PAN tertarik merekrutnya.

Diakuinya, sebelum ada pemilihan presiden juga banyak yang mengajak untuk terjun di dunia politik. Akan tetapi mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah ini masih menimbang dan memikirkannya secara matang.

“Apakah akan terus di partai atau tetap independen seperti sekarang tidak berafiliasi dengan partai tertentu, saya sedang pertimbangkan masak-masak. Saya berdiskusi dengan teman-teman seperti Busyro Muqoddas, Bambang Widjojanto dan sebagainya,” jelasnya.

Para mantan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu memberikan pandangan berbeda-beda. Masukan tersebut akan dia bahan keputusannya.

“Ada yang menyarankan masuk ke partai, ada juga sarankan tetap independen. Saya akan pertimbangkan lebih bermanfaat memberikan kontribusi di mana,” ucapnya.

Sumber : Bisnis.com