Google Investasikan 15 Miliar Dlar AS untuk Perkuat AI di Finlandia
Google investasi US$15 miliar di Finlandia untuk pusat data, energi dan AI. Proyek ini diproyeksikan menciptakan 37.000 lapangan kerja.
Suasana sidang perdana Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Jumat (14/6/2019). [Suara.com/Muhaimin A Untung]
Harianjogja.com, JAKARTA- Jejak digital kehadiran capres Jokowi di pelatihan saksi Tim Kampanye Nasional (TKN) dibongkar kubu Prabowo Subianto.
Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi Dahnil Anzar Simanjuntak membongkar jejak digital mengenai pelatihan saksi Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf yang menjadi perdebatan. Pelatihan tersebut ternyata dihadiri oleh calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo.
Hal tersebut diungkap oleh Dahnil Anzar melalui akun Twitter @dahnilanzar. Dari hasil jejak digital yang ditemukan, ia mematahkan pernyataan tim TKN yang menyebut Jokowi tak menghadiri pelatihan.
"Faktanya, saksi TKN yang berbohong. Jejak digital ini membuktikan kehadiran beliau," kata Dahnil Anzar seperti dikutip, Jumat (21/6/2019).
Sebelumnya, dalam sidang gugatan Pilpres 2019 di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), saksi BPN Prabowo-Sandi Hairul Anas memberikan kesaksian mengenai pelatihan saksi TKN Jokowi-Maruf. Pihak TKN Jokowi-Maruf mengklaim caleg PBB itu telah berbohong dan memastikan bahwa pelatihan saksi tidak dihadiri Jokowi.
"Saksi TKN menyebut Pak Jokowi tidak hadir dalam acara pelatihan saksi, hal yg sama disampaikan oleh jubir-jubir TKN ketika berdebat di TV, menyatakan Hairul Anas saksi BPN berbohong," ungkap Dahnil.
Dahnil Anzar juga mengklaim bila tuduhan yang disampaikan TKN Jokowi-Maruf bahwa Hairul Anas tidak menghadiri pelatihan tersebut sepenuhnya salah. Sebab, Hairul Ans memang benar hadir dalam pelatihan tersebut.
"Sebelumnya, Anas juga disebut berbohong krn dituduh tidak hadir dlm pelatihan, Faktanya Anas hadir," tegas Dahnil Anzar.
Hal senada juga disampaikan oleh Politisi Partai Demokrat Andi Arief. Ia melampirkan link berita media mengenai kehadiran Jokowi dalam pelatihan saksi TKN Jokowi-Maruf.
"Sebagai penonton sidang MK, saya meyumbang ingatan digital mengkoreksi saksi TKN hari ini yang bilang Pak Jokowi tidak hadir TOT. Justru saksi BPN Anas yang lebih jujur menyatakan Pak Jokowi hadir," pungkas Andi Arief.
Sebagai penonton sidang MK, saya meyumbang ingatan digital mengkoreksi saksi TKN hari ini yg bilang Pak Jokowi tidak hadir TOT. Justru saksi BPN Anas yg lebih jujur menyatakan Pak Jokowi Hadir. https://t.co/6GECwM9U8P
— andi arief (@AndiArief__) June 21, 2019
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Google investasi US$15 miliar di Finlandia untuk pusat data, energi dan AI. Proyek ini diproyeksikan menciptakan 37.000 lapangan kerja.
Kutu kebul menyerang 2.000 batang melon petani di Banguntapan, Bantul. Tanaman gagal panen dan menyebabkan kerugian jutaan rupiah.
Cara beli iPhone 18 secara online dan offline di iBox, Digimap, Hello Store, dan Blibli lengkap dengan metode pembayaran.
Sebanyak 252 penerima bansos Gunungkidul membuat pernyataan berhenti judi online. Total 9.921 penerima terindikasi judi online pada 2026.
PSS, PSIM, empat kelompok suporter, dan Polda DIY menandatangani komitmen menjaga keamanan BRI Super League 2026/2027.
Pemerintah menarik dan mencabut izin 25 merek beras fortifikasi karena diduga tak sesuai kandungan dan mutu pada label.