Sidang MK : Tim Jokowi Siap Jawab dan Bantah Tuduhan Kubu Prabowo

Suasana sidang perdana Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Jumat (14/6/2019). Suara.com - Muhaimin A Untung]
18 Juni 2019 10:17 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA-- Mahkamah Konstitusi kembali menggelar sidang lanjutan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) atau sidang sengketa Pilpres 2019 pada Selasa (18/6/2019) pukul 09.00 WIB hari ini.

Tim kuasa hukum Capres - Cawapres nomor urut 01 Joko Widodo atau Jokowi - Maruf Amin siap menyampaikan jawaban atas permohonon perbaikan dari kubu tim kuasa hukum Capres - Cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno dalam sidang lanjutan gugatan sengketa Pilpres 2019.

Tim kuasa hukum Jokowi - Maruf Amin siap memberikan bantahannya pada sidang yang akan dilaksanakan di ruang sidang Mahkamah Konstitusi, Jalan Medan Merdeka Barat, Selasa (18/6/2019).

Salah satu anggota tim kuasa hukum Jokowi - Maruf Amin, Teguh Samudra menjelaskan bahwa pihaknya telah siap menjawab seluruh permohonan dari kubu tim kuasa hukum Prabowo - Sandiaga pada sidang yang akan digelar pada pagi ini.

Pihaknya akan membantah seluruh tudingan yang disampaikan kubu Prabowo - Sandiaga pada sidang perdana yang digelar 14 Juni lalu.

"Semua permohonan dari pihak pemohon secara komprehensif kita jawab, kita bantah dan kita buktikan bahwa itu tidak benar," kata Teguh.

"Itu hanya propaganda dari pihak 02 semuanya. Masyarakat jangan terpengaruh dan mohon doa restunya dari seluruh bangsa dan negara supaya NKRI tetap stabil, kondusif dan tetap jaya," sambungnya.

Selain itu, Yusril Ihza Mahendra turut menerangkan bahwa pihaknya akan menyampaikan 30 bukti yang bisa menguatkan jawaban atas permohonan dari kubu tim kuasa hukum Prabowo - Sandiaga. Sebanyak 30 bukti itu sudah diserahkan sebelumnya ke pihak MK.

"Ada (tambahan jadi 30). Sudah diserahkan juga," kata Yusril.

Mahkamah Konstitusi atau MK kembali menggelar sidang lanjutan perkara perselisihan hasil pemilihan umum atau PHPU pemilihan presiden 2019, Selasa (18/6/2019). Sidang itu beragendakan pembacaan jawaban dari KPU sebagai pihak termohon.

Sidang akan dimulai pukul 09.00 WIB. Sidang diagendakan untuk mendengarkan jawaban dan pengesahan alat bukti dari pihak termohon yaitu Komisi Pemilihan Umum (KPU) atas gugatan yang disampaikan oleh tim kuasa hukum Badan Pemenangan Nasional (BPN) pada sidang perdana yang berlangsung Jumat (14/6/2019).

Sumber : Suara.com