SIDANG GUGATAN PILPRES 2019: Tim Jokowi-Ma'ruf akan Lebih Banyak Mendengarkan

Petugas menyiapkan ruang sidang di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Kamis (13/6/2019). - ANTARA/Indrianto Eko Suwarso
14 Juni 2019 10:37 WIB Jaffry Prabu Prakoso News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA--Mahkamah Konstitusi (MK) telah membuka sidang pendahuluan perselisihan hasil pemilihan umum. Kubu Prabowo-Sandi dan Jokowi-Ma'ruf juga telah datang dalam sidang tersebut.

Dari pantauan Bisnis.com, pemohon yang sudah datang Ketua Tim Kuasa Hukum Prabowo-Sandi, Bambang Widjojanto. Termohon yaitu dua pimpinan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman dan Wahyu Setiawan.

Sementara dari pihak terkait Tim Hukum Yusril Ihza Mahendra dan Luhut Pangaribuan serta Ketua Tim Kampanye Nasional Johnny G Plate.

Yusril sebelum dimulai sidang mengatakan bahwa saat mendengar pembacaan permohonan, timnya hanya akan lebih menyimak. “Kalau ada dialog ya kita akan dialog. Kalau ada debat, ya kita debat,” katanya di Gedung MK, Jakarta, Jumat (14/6/2019).

Mereka lebih banyak mendengar karena baru akan memberikan keterangan pada 17 Juni nanti bersama KPU.

Luhut menuturkan bahwa kuasa hukum Jokowi-Ma’ruf sangat siap menghadapi sidang.

“Pendahuluan itu lebih kepada verifikasi permohonan termohon, sekalipun kami dari tim 01 sudah menyampaikan keterangan terkait kemarin dan sebenarnya itu lebih cepat dari seharusnya karena senin masih ada waktu. Jadi dengan kata lain tim 01 sudah sangat siap untuk sidang hari ini," jelasnya.

Sumber : Bisnis.com