Bibit Siklon 91B Picu Potensi Hujan Lebat hingga Akhir Oktober
Bibit siklon tropis 91B berpotensi memicu hujan lebat dan angin kencang di sejumlah wilayah Indonesia hingga akhir Oktober 2026.
Rumah yang disinggahi Ali Amirul Alam tempat ibunya tinggal./Suara.com
Harianjogja.com, BANDARLAMPUNG—Tim Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri bersama aparat Kepolisian Lampung menangkap seorang terduga teroris, Ali Amirul Alam di Pasar Tugu, Kota Bandarlampung.
“Ditangkap di pasar pada Minggu siang sekitar pukul 11.00 WIB, oleh polisi berseragam maupun berpakaian bebas,” kata Sodik, 34, adik ipar Ali saat dikonfirmasi Antara di rumah kontrakannya di Jalan Belia, Gang Wawan Jaya, Minggu (6/9/2019) malam.
Namun, Sodik mengaku dirinya bersama istrinya, Isni yang merupakan adik Ali Amirul Alam sama sekali tidak mengetahui penyebab tertangkapnya kakak iparnya tersebut.
“Saya tidak tahu, saya juga tidak terlalu dekat,” ucap dia.
Dia menjelaskan, peristiwa tersebut berawal saat Ali mendatangi rumah yang ditempati oleh istri, empat anaknya, serta mertuanya.
Ali yang datang dari Jawa sendirian menggunakan sepeda motor datang ke Bandarlampung pada saat arus mudik untuk menemui ibunya yang tinggal bersama Isni, anak perempuannya.
“Kalau datangnya kapan dari Pulau Jawa saya tidak tahu, tapi kalau datang ke rumah saya kemarin,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Bibit siklon tropis 91B berpotensi memicu hujan lebat dan angin kencang di sejumlah wilayah Indonesia hingga akhir Oktober 2026.
MPI DIY mengajak mahasiswa mengawal kebijakan pemerintah melalui kritik konstruktif, dialog, dan komitmen menjaga demokrasi serta persatuan.
Puluhan anak muda berkumpul di UGM dalam Rembug Pangan Orang Muda untuk mendorong inovasi pangan lokal dan kedaulatan pangan nasional.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja 31 Oktober 2026 melayani lima tujuan. Cek jam keberangkatan, interval bus, dan tarif Rp80.000.
Prakiraan cuaca DIY Sabtu 31 Oktober menunjukkan hujan ringan di Kulonprogo dan Sleman. Simak suhu serta kelembapan lima wilayah.
Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis 31 Oktober 2026 tersedia 6 kali sehari. Cek jadwal pulang-pergi dan tarif Rp12.000.