John Herdman Janji Benahi Timnas Indonesia Usai Gagal di AFF 2026
John Herdman berjanji membenahi Timnas Indonesia setelah gagal lolos semifinal Piala AFF 2026 dan menyiapkan skuad untuk FIFA ASEAN Cup.
Rumah yang disinggahi Ali Amirul Alam tempat ibunya tinggal./Suara.com
Harianjogja.com, BANDARLAMPUNG—Tim Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri bersama aparat Kepolisian Lampung menangkap seorang terduga teroris, Ali Amirul Alam di Pasar Tugu, Kota Bandarlampung.
“Ditangkap di pasar pada Minggu siang sekitar pukul 11.00 WIB, oleh polisi berseragam maupun berpakaian bebas,” kata Sodik, 34, adik ipar Ali saat dikonfirmasi Antara di rumah kontrakannya di Jalan Belia, Gang Wawan Jaya, Minggu (6/9/2019) malam.
Namun, Sodik mengaku dirinya bersama istrinya, Isni yang merupakan adik Ali Amirul Alam sama sekali tidak mengetahui penyebab tertangkapnya kakak iparnya tersebut.
“Saya tidak tahu, saya juga tidak terlalu dekat,” ucap dia.
Dia menjelaskan, peristiwa tersebut berawal saat Ali mendatangi rumah yang ditempati oleh istri, empat anaknya, serta mertuanya.
Ali yang datang dari Jawa sendirian menggunakan sepeda motor datang ke Bandarlampung pada saat arus mudik untuk menemui ibunya yang tinggal bersama Isni, anak perempuannya.
“Kalau datangnya kapan dari Pulau Jawa saya tidak tahu, tapi kalau datang ke rumah saya kemarin,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
John Herdman berjanji membenahi Timnas Indonesia setelah gagal lolos semifinal Piala AFF 2026 dan menyiapkan skuad untuk FIFA ASEAN Cup.
Veda Ega Pratama akan start dari posisi ke-16 Moto3 GP Inggris 2026 setelah mencatat waktu 2:10,910 detik di Q2.
Penembakan terjadi di sekitar Festival Budaya Lembah Baliem 2026 di Jayawijaya. Dua warga terluka dan kini dirawat di RSUD Wamena.
Kemenhut mengevaluasi pembagian manfaat program FCPF-CF senilai US$110 juta agar lebih transparan dan dapat diakses masyarakat.
Chelsea menang 3-0 atas AC Milan di Indonesia Super Cup 2026. Joao Pedro mencetak dua gol, disusul gol Moises Caicedo.
Spanyol mengerahkan sekitar 2.300 personel polisi dan tentara ke Ceuta untuk mengantisipasi seruan migrasi massal pada 15 Agustus.