Kebakaran Hutan Gunung Lawu, 244 Personel Gabungan Dikerahkan
Sebanyak 244 personel gabungan memadamkan kebakaran hutan Gunung Lawu. Medan sulit dan angin kencang menghambat penanganan api.
Wakil Ketua sekaligus juru bicara Tim Kampanye Nasional Abdul Kadir Karding/JIBI-Bisnis Indonesia-Muhammad Ridwan
Harianjogja.com, JAKARTA - Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma\'ruf, Abdul Kadir Karding menilai ide membubarkan koalisi tidak masuk akal.
Menurutnya, sebuah pemerintahan harus didukung partai-partai politik dan dikontrol oposisi sehingga pemerintah berjalan efektif dan efisien.
"Jadi kalau kemudian isunya digeser bahwa koalisi bisa membahayakan persatuan, itu cara berpikir yang salah dan keliru," kata Karding di Jakarta, Minggu (9/6/2019) dikutip dari Antara.
Hal itu dikatakan Karding menanggapi pernyataan Wakil Sekjen Partai Demokrat Rachland Nashidik yang menyarankan agar Koalisi Indonesia Kerja dan Koalisi Indonesia Adil Makmur dibubarkan.
Menurut Karding yang juga Ketua DPP PKB itu, dalam sistem politik multi-partai, koalisi merupakan sebuah keniscayaan dan tidak mungkin untuk tidak berkoalisi dalam membangun negara.
Dia menilai permasalahannya bukan pada koalisi, namun bagaimana membangun tradisi pada para politisi, pemimpin, institusi dan masyarakat dalam tiap kompetisi politik dibarengi dengan sikap siap menang dan siap kalah.
"Karena sikap kalah dan siap menang pada prinsipnya adalah hakikat demokrasi," ucapnya, menegaskan.
Sebelumnya, Wasekjen Partai Demokrat Rachland Nashidik dalam akun Twitter-nya menyarankan agar Koalisi Indonesia Kerja dan Koalisi Indonesia Adil Makmur dibubarkan.
"Pak Prabowo, pemilu sudah usai, gugatan ke MK adalah gugatan pasangan capres, tidak melibatkan partai. Saya usul anda segera bubarkan koalisi dalam pertemuan resmi yang terakhir karena anda pemimpin koalisi yang mengajak bergabung, datang tampak muka, pulang tampak punggung," kata Rachland.
Dia juga menyarankan kepada Jokowi untuk membubarkan koalisi karena mempertahankannya berarti mempertahankan perkubuan di akar rumput dan mengawetkan permusuhan serta memelihara potensi benturan dalam masyarakat.
Rachland juga meminta Jokowi dan Prabowo bertindak benar karena dalam situasi seperti ini, perhatian utama perlu diberikan pada upaya menurunkan tensi politik darah tinggi di akar rumput dan membubarkan koalisi lebih cepat adalah resep yang patut dicoba.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Sebanyak 244 personel gabungan memadamkan kebakaran hutan Gunung Lawu. Medan sulit dan angin kencang menghambat penanganan api.
Lima film pendek di Pekan Iklim Bali 2026 mengangkat isu perubahan iklim, mulai dari abrasi pesisir hingga krisis air bersih.
BMKG memprakirakan hujan ringan di sejumlah wilayah Indonesia pada Minggu. Waspadai hujan petir dan awan Cumulonimbus yang berisiko bagi penerbangan.
Harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian naik pada Minggu, 18 Oktober 2026. Simak daftar harga jual dan buyback terbaru.
Konvensi Humas Indonesia 2026 di Solo membahas pentingnya kepercayaan publik, peran strategis humas, dan tantangan disinformasi di era AI.
Inter Milan mengalahkan Bologna 3-1 dan mengoleksi 19 poin dari tujuh laga untuk memperkuat posisi di puncak klasemen Liga Italia 2026/27.