OPINI: Pemilu Serbia dan Brasil: Gelombang Antikemapanan Lintas Benua?
Pemilu Serbia dan Brasil menunjukkan perbedaan gelombang antikemapanan. Simak faktor pemicu dan tiga skenario politik dunia hingga 2027.
Suasana Pospam Lebaran Bundaran Tugu Kartasura, Sukoharjo, Selasa (4/6/2019). (Solopos-Bony Eko Wicaksono)
Harianjogja.com, SOLO — Serangan bom bunuh diri di pos polisi Kartausar, Sukoharjo, Jawa Tengah (Jateng), Senin (3/6/2019) lalu, ternyata merupakan perintah langsung oleh Pemimpin Islamic State Iraq and Syria (ISIS), Abu Bakr Al-Baghdadi. Pelaku bom bunuh diri, Rofik Asharudin, mendapatkan perintah langsung dari Al-Baghdadi melalui media sosial.
Kapolda Jateng Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel mengatakan Rofik berbaiat mengabdi kepada Al Baghdadi pada akhir 2018 lalu. Setelah itu, Rofik diajarkan ayat-ayat tentang kekerasan, cara membuat petasan, hingga cara merakit bom dalam skala kecil menggunakan black powder dalam komunikasi melalui media sosial.
"Dia berbaiat melalui medsos kepada Al bghdadi di ISIS sana. Perkenalan mereka menggunakan medsos, kemudian dia mulai menerima berbagai doktrin, berbagai pencerahan katanya,” ujar Rycko kepada wartawan di Solo, Rabu (5/6/2019).
Sejak mengenal dan aktif berkomunikasi dengan Al-Baghdadi, Rofik menjadi sosok yang sangat tertutup. Bahkan, Keluarga RA tak boleh tahu aktivitasnya. "Pelaku ini sangat tertutup, termasuk di dalam keluarganya. Kegiatan sehari-harinya saja orang tuanya tidak boleh tahu. Bilangnya mau ikut pengajian, setelah dicek di tempat pengajian, ternyata dia tidak datang ke tempat pengajian," urai dia.
Menurut Rycko, ibunda dan kakak Rofik pernah diajak untuk bergabung atau ikut ajaran yang RA anut. Tapi ajakan itu ditolak sang ibu dan kakak RA. "Mereka tidak mau. Sebab mereka sudah paham betul, ini ajaran tidak benar," sambungnya.
Rofik yang mengalami luka bakar dari ledakan yang bawa ke pos polisi Kartasura Senin lalu telah mulai membaik, Rabu (5/6/2019). Kini, Rofik telah ditahan dan ditetapkan sebagai tersangka atas kasus serangan bom di pos polisi Kartasura.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos.com
Pemilu Serbia dan Brasil menunjukkan perbedaan gelombang antikemapanan. Simak faktor pemicu dan tiga skenario politik dunia hingga 2027.
Damkarmat Kota Jogja masih menerima panggilan hotline darurat tanpa respons. Persoalan ini telah dilaporkan kepada Diskominfo dan Telkomsel.
Sebanyak 375 pelajar dan mahasiswa menerima bantuan pendidikan BAZNAS Kulon Progo. Nilainya Rp1 juta hingga Rp2 juta sesuai jenjang pendidikan.
Bareskrim menetapkan 13 tersangka TPPO bermodus perekrutan tentara bayaran Rusia. Sebanyak 58 orang tercatat menjadi korban dalam lima perkara.
Video rombongan pemotor yang diduga membawa celurit masuk SPBU Kurung, Ceper, Klaten, viral. Polisi menyelidiki kejadian tersebut.
Drainase Pasar Gamping, Sleman, dinilai perlu segera diperbaiki untuk mencegah genangan air yang berpotensi mengganggu aktivitas pedagang saat musim hujan.