Bareskrim Usut Dugaan Mafia Pangan, Empat Laporan Diproses
Bareskrim Polri menindaklanjuti laporan Mentan Amran soal dugaan mafia pangan, termasuk empat laporan polisi dan pelanggaran tata niaga.
Ilustrasi bom,/JIBI
Harianjogja.com, AFGHANISTAN--Lima orang pegawai pemerintah tewas akibat ledakan bom magnetik di Ibu Kota Afghanistan, Senin. Bom tersebut meledakkan bus yang mereka tumpangi.
Juru bicara Kementerian Dalam Negeri Nasrat Rahimi mengatakan bus itu sedang membawa pegawai Komisi Layanan Sipil dan Reformasi Adminstrasi Independen saat bom meledak, menyebabkan bus hangus terbakar dan menimbulkan kepulan asap hitam.
Tidak ada klaim tanggung jawab atas serangan tersebut, yang meletus hanya beberapa jam setelah kementerian dalam negeri mengelar konferensi pers terkait pengamanan di sejumlah kota besar, terutama di Kabul, menjelang Idul Fitri.
Sebelumnya pada Minggu, dua orang tewas dan 24 lainnya terluka akibat sejumlah ledakan bom yang menargetkan bus yang ditumpangi mahasiswa di Kabul. Kelompok ISIS mengklaim ledakan tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : antara
Bareskrim Polri menindaklanjuti laporan Mentan Amran soal dugaan mafia pangan, termasuk empat laporan polisi dan pelanggaran tata niaga.
BMKG menggunakan teknik penyemaian dry ice dalam operasi modifikasi cuaca untuk mengurai kabut asap karhutla di Sumatera dan Kalimantan.
Bareskrim menetapkan lima tersangka kasus blackout Batam dan Bintan pada Oktober 2026, terdiri dari empat petugas PLN Batam dan satu kontraktor.
BP Tapera mendapat amanah mengelola pembiayaan hingga 350.000 unit rumah subsidi melalui skema KPR FLPP untuk mendukung Program 3 Juta Rumah.
Dinpar Sleman menyiapkan pembayaran non tunai retribusi wisata mulai awal 2027. TPR Kaliurang menjadi lokasi penerapan tahap awal.
Ookla mencatat kecepatan unduh internet seluler Indonesia mencapai 52,01 Mbps pada kuartal III/2026, naik 43,4% secara tahunan.