Curi Jaket Kecil untuk Lebaran Anak-Anak Asuhnya, Pria Ini Dikeroyok Massa

Ilustrasi - Dok
03 Juni 2019 20:57 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Achmad Noor, pria 38 tahun warga Desa Sebaung, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, dikeroyok massa karena ketahuan mencuri jaket untuk anak-anak asuhnya yang akan merayakan Lebaran.

“Pelaku sempat kami tahan, tapi setelah mendapat pengakuannya, kami mencoba mendekati pemilik toko yang menjadi pelapor. Akhirnya, pelapor bersedia mencabut laporan dan memaafkan. Bahkan mau memberikan bingkisan kepada Noor,” kata Kapolsek Maron Sugeng Supriyanto melalui keterangan tertulis yang didapat suara.com, jaringan harianjogja.com, Senin (3/6/2019).

Noor mencuri di Toko Baju Alif milik Nasrul, 59, pada Sabtu (1/6/2019) malam akhir pekan lalu. Ia tepergok dan menjadi bulan-bulanan massa. Aparat kepolisian segera datang dan menyelamatkan nyawa Noor dari amukan.

Nasrul, pemilik toko, mencurigai Noor yang sendirian datang ke toko busana anak tersebut. Ia lantas mengajak Noor ke depan toko setelah ditangkap. Sang pemilik toko langsung berteriak menyebut Noor sebagai maling, sehingga mengundang perhatian warga yang lantas mengeroyoknya.

“Setelah kami tangkap, pelaku mengakui terpaksa mencuri jaket kecil untuk diberikan kepada anak-anak asuhannya. Dia punya lebih dari satu anak asuh. Dia ingin memberikan kegembiraan kepada anak-anak asuhnya saat lebaran, yakni baju baru,” tutur Kapolsek Maron.

Sugeng lantas memerintahkan anak buahnya untuk memeriksa catatan kepolisian. Noor belum pernah terseret kasus pidana. Minggu (2/6/2019) siang, polisi mendatangi Nasrul si pemilik toko dan menceritakan semua pengakuan Noor.

Nasrul akhirnya mau mencabut laporan kepolisian dan memaafkan Noor. Ia juga berjanji mau memberikan bingkisan untuk anak-anak asuh Noor. “Sementara secara prosedural, pencabutan laporan perkara itu didasari oleh kerugian material korban yang tergolong kecil, dan pelaku belum pernah terlibat kriminal,” tutur dia.

Sumber : Suara.com