Kain Penutup Jenazah Ani Yudhoyono Awalnya Akan Dipakai Seragam Lebaran Keluarga

Putra Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono, Agus Yudhoyono (kiri) dan Edhie Baskoro Yudhoyono (kanan) mengangkut peti jenazah Ibu Ani Yudhoyono setibanya di rumah duka, Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (1/6/2019). - ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
03 Juni 2019 12:37 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA--Mendiang Ani Yudhoyono, istri Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sempat ditutupi kain batik berwarna hitam dan aksen warna cokelat saat masih berada di National University Hospital, Singapura.

Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Demokrat Ferdinand Hutahaean menyebutkan, kalau batik itu rencananya akan dijadikan seragam keluarga untuk digunakan saat hari raya Idul Fitri.

Ani tutup usia pada Sabtu (3/6/2019) setelah berjuang melawan penyakit kanker darahnya. Tubuhnya sempat ditutupi oleh kain batik berwarna hitam dan cokelat.

"Kain batik yang dibentangkan menutupi tubuh Ibunda Ani ini adalah kain yang rencananya akan dijahit seragam bersama keluarga untuk lebaran Idul Fitri di Singapura. Tapi takdir berkata lain!!," kata Ferdinand melalui akun Twitternya @Ferdinand_Haean2 pada Sabtu (3/6/2019).

Batik itu sempat diceritakan oleh sang menantu, Anissa Pohan. Anissa mengatakan, bahwa batiknya sudah dipesan lama oleh Ani dan baru saja selesai dibuat.

"Bahkan untuk lebaran tahun ini Memo sudah pesankan jauh hari sebelum beliau sakit dan kain batiknya baru saja jadi dan akan segera kami jahit untuk nanti berlebaran di Singapura," tulis Annisa Pohan.

Annisa Pohan mengisahkan Ani Yudhoyono selalu memilihkan kain tradisional untuk dikenakan pada hari-hari khusus. Hal itu, tulis Annisa, sudah menjadi tradisi keluarga Yudhoyono.

"Sudah menjadi tradisi keluarga Yudhoyono, di setiap hari-hari khusus seperti peringataan hari ulang tahun Kemerdekaan 17 Agustus, Lebaran, serta special event-event keluarga kami, Memo selalu pilihkan kain Tradisional yang akan kami pakai dan khusus untuk perempuan dipilihkan kain kebayanya," kata Annisa.

Sumber : Suara.com