Jaya Suprana: Wafatnya Bu Ani "Membangunkan" Kita dari Tidur yang Sangat Menyedihkan

Putra Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono, Eddie Baskoro Yudhoyono berdiri di dekat jenazah almarhumah Ibu Ani Yudhoyono ketika disemayamkan, di Kedutaan Besar Indonesia, di Singapura, Sabtu (1/6/2019). - Antara/M N Kanwa
02 Juni 2019 11:17 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, BOGOR- Tanah Air berduka. Istri Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono, Ani Yudhoyono wafat pada Sabtu (1/6/2019).

Budayawan Jaya Suprana mengatakan wafatnya Ibu Negara 2004-2014 Ani Yudhoyono "membangunkan" Bangsa Indonesia dari tidurnya selama ini.

"InsyaAllah wafatnya beliau itu adalah 'wake up call', membangunkan kita dari tidur kita yang sebenarnya sangat menyedihkan, yaitu marilah kita berhenti saling membenci," kata Jaya Suprana saat melayat ke Cikeas, Bogor, Minggu (2/6/2019).

Dia mengatakan wafatnya Ani membangunkan bangsa untuk tidak lagi saling mencelakakan sesama warga bangsa Indonesia.

"Apalagi ini di bulan suci Ramadan, yang sebetulnya bulan kasih sayang. Itu adalah warisan beliau yang sangat perlu diperhatikan," kata Jaya.

Jaya Suprana mengaku sangat kehilangan Ani Yudhoyono. Dia merasa berutang budi dengan Ani yang sangat peduli kepada kemanusiaan dan kebudayaan.

"Beliau sangat peduli dan turun tangan membantu dalam kegiatan kemanusiaan maupun kebudayaan," ujar dia.

Jata juga mengaku merasa terpukul karena gagal menjenguk Ani Yudhoyono di National University Hospital, Singapura, saat dirawat. Sedianya, dia akan menjenguk pada 4 Juni 2019, dan telah membeli tiket pesawat ke Singapura, namun Ani terlebih dulu wafat.

Sumber : Antara