Muktamar NU 35 Diwarnai Adu Jotos, Gus Yahya Minta Massa Tetap Tenang
Gus Yahya meminta massa aksi di Muktamar NU ke-35 tetap tenang dan tidak mengganggu persidangan. Ia juga bicara soal Gus Yusuf.
Ribuan kendaraan melintas di ruas Tol Dalam Kota yang mengarah ke Tol Cikampek di Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (31/5/2019). /Ist-Antara.
Harianjogja.com, BEKASI--Lalu lintas di tol Jakarta-Cikampek kilometer 33 sampai kilometer 70 hingga jam 00.15 WIB tadi kembali mengalami kepadatan kendaraan di kedua arah pascapenutupan sementara rekayasa lalu lintas satu arah atau one way di kawasan tersebut, Sabtu (1/6/2019).
"Iya. Ini sudah mulai ramai," kata Perawat Jasa Marga kilometer 33, Triyani, melalui WhatsApp.
Ia menambahkan antrian kendaraan yang memanjang hingga arah Cikampek disebabkan karena mobil melaju dengan pelan di sepanjang jalan tol arahTimur tersebut. Imbasnya, kunjungan pemudik ke posko kesehatan gratis yang ia jaga menjadi bertambah banyak.
"Lumayan banyak, mulai ramai dari abis magrib. Tadi sejak magrib ada tambahan 4 pemudik yang mampir ke posko," ujarnya.
Sebelumnya, sekitar jam 19.25 WIB memang berlangsung penghentian sementara rekayasa lalu lintas satu arah atau one way di tol Jakarta-Cikampek.
"Atas diskresi Kepolisian, rekayasa lalu lintas one way hari ini yang diberlakukan dari Kilometer (Km) 70 Gerbang Tol Cikampek Utama sampai dengan Km 263 Brebes Barat resmi ditutup," kata Corporate Communications Department Head PT Jasa Marga, Irra Susiyanti, seperti tertuang dalam situs jasamarga.com, Jumat (31/5/2019).
Ia menyebutkan, rekayasa yang dilakukan selama dua hari berturut-turut ini sebelumnya dilakukan guna mengantisipasi lonjakan kendaraan dari arah Jakarta. Sejauh ini, Ia mengklaim rekayasa lalu lintas masih relatif berjalan sesuai rencana.
"Kombinasi rekayasa lalu lintas one way dan contraflow pada periode mudik Lebaran 2019 dinilai sangat efektif, baik itu untuk mengurai kepadatan di lajur maupun antrean di Gerbang Tol, serta pemenuhan kebutuhan kapasitas rest area," jelasnya.
PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat total 373.158 kendaraan meninggalkan Jakarta menuju arah Timur, arah Barat, dan arah Selatan sejak H-7 s.d H-6 Lebaran 2019 atau pada hari Rabu dan Kamis (29 dan 30 Mei 2019) kemarin.
Angka ini naik sebesar 38,32% dari lalu lintas harian rata-rata (LHR) normal sebesar 269.774 kendaraan. Jasa Marga mencatat jumlah lalu lintas untuk dua hari kemarin baru memenuhi realisasi 28,8% dari total prediksi Jasa Marga untuk lalu lintas mudik menuju ke tiga arah sejak H-7 s.d H-1 Lebaran 2019.
Sehingga terdapat sekitar 920 Ribu kendaraan yang masih belum melakukan perjalanan mudik. Jika sesuai jadwal, rekayasa lalu lintas satu arah akan dibuka kembali nanti pagi mulai jam 08.00 WIB sampai 21.00 WIB.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Gus Yahya meminta massa aksi di Muktamar NU ke-35 tetap tenang dan tidak mengganggu persidangan. Ia juga bicara soal Gus Yusuf.
Ramalan zodiak minggu ini 1–7 September 2026. Simak peruntungan Aries, Taurus, Gemini, Cancer hingga Pisces soal cinta, karier, kesehatan, dan keuangan.
Film "Munafik: Melawan Iblis" tayang 3 September 2026. Simak sinopsis, daftar pemain, dan kisah Ustaz Adam yang menghadapi gangguan gaib serta trauma masa lalu.
Berikut daftar event Jogja Senin 31 Agustus 2026. Ada ASEAN Sports Day di Sleman, Jogja Book Fair, agenda seni hingga Jogja Coffee Week.
BMKG memprakirakan cuaca DIY pada Senin 31 Agustus 2026 didominasi cerah berawan. Suhu di Kota Jogja dan Bantul mencapai 32 derajat Celsius, sementara gelombang
Tarif DAMRI YIA-Jogja kembali diperpanjang hingga September 2026. Cek harga promo Rp50.000, titik layanan, dan jadwal keberangkatannya.