Pemuda Muhammadiyah Siap Beri Manfaat Bagi Masyarakat

Sejumlah pengurus Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kota Jogja seusai dilantik. - Ist/PDPM Jogja.
30 Mei 2019 13:07 WIB Sunartono News Share :

Harianjogja.com, JOGJA-- Sholahuddin Zuhri secara resmi dilantik sebagai Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kota Jogja periode 2018 - 2022 di Ruang Rapat Utama Kompleks Balai Kota Jogja Minggu (26/5/2019). Ia bertekad membawa pemuda muhammadiyah mampu memberikan manfaat bagi masyarakat luas dalam keadaan apapun.

Sholahuddin Zuhri mengatakan, pemuda muhammadiyah harus mampu memberikan manfaat bagi masyarakat dengan mengibaratkan menjadi buah yang tidak mengenal musim. Sehingga kebermanfaatan berbagai kiprah pemudah muhammadiyah bisa dirasakan masyarakat tanpa terbatas waktu.

“Di saat musim masalah harus tetap memberikan manfaat, musim tekanan pun tetap memberikan kemanfaatan,” terang dia dalam rilisnya, Rabu (29/5/2019).

Ia mengatakan secara prinsipnya pihaknya siap bekerjasama dengan siapapun dengan tetap berpegang pada kebaikan dan kebenaran. “Kami siap bekerja sama dengan siapapun selama demi untuk kebaikan,” ujarnya.

Sholahuddin menambahkan pemuda harus memiliki iman dan akhlak yang baik mengibaratkan akhlak sebagai bunga dan Iman akarnya, sehingga akhlak tidak muncul begitu saja, namun perlu dibentuk dan dilatih sejak dini untuk menjadi akhlak yang baik.

Wakil Wali Kota Jogja Heroe Poerwadi yag hadir dalam pelantikan itu menilai Pemuda Muhammadiyah selama ini sudah berkontribusi dengan baik di Kota Jogja. Ia pun sepakat, pemuda harus memberikan manfaat bagi masyarakat luas dalam berbagai kiprahnya. Sehingga beragam kegiatan dan program positif harus selalu diadakan.

“Termasuk kami berharap di kepengurusan baru bisa menyesuaikan dengan berbagai program kami di Pemkot Jogja. Kontribusi dan manfaat untuk masyarakat harus ada dan diupayakan,” ujarnya.

Pelantikan PDPM Kota Jogja dilakukan oleh Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) DIY Anton Nugroho yang dihadiri oleh sejumlah tokoh masyarakat.