Advertisement
PEMILU 2019: Ini Penyebab Data Situng KPU Belum 100%, Meski Hasil Rekapitulasi Sudah Diumumkan
Rekapitulasi suara KPU Sleman di Aula Bappeda Sleman, Selasa (7/5/2019). - Harian Jogja/Yogi Anugrah
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA-- Data yang masuk dalam Sistem Informasi Penghitungan Suara Pemilu hingga kini belum 100% meskipun hasil rekapitulasi pemilu sudah diumumkan sejak 21 Mei lalu.
Komisioner KPU RI Viryan Azis menjelaskan alasannya. Ia mengatakan penyebab dominan adalah formulir C1 yang terbawa dalam kotak suara hingga ke Kabupaten/Kota.
Advertisement
"Jadi sebagian besar form C1 berada atau dimasukkan dalam kotak, kemudian dibawa petugas dari TPS ke kecamatan dan dari kecamatan ke kabupaten/kota. Itu penyebab dominannya," kata Viryan dalam sebuah diskusi di Media Center KPU, di Jakarta, Rabu (29/5/2019).
Karena diletakkan dalam kotak suara, maka petugas membutuhkan persetujuan Bawaslu untuk membukanya kembali.
BACA JUGA
Sebelumnya Komisioner KPU RI Ilham Saputra menyatakan pihaknya terus berupaya merampungkan input data Situng. Menurut Ilham, data Situng sebagai basis data bagi KPU.
Hingga Rabu, 29 Mei 2019 pukul 21.15 WIB atau delapan hari sejak hasil rekapitulasi diumumkan, data perolehan suara Pilpres yang masuk dalam Situng mencakup 96,07 persen TPS, atau 781.450 dari total 813.336 TPS.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Operasi SAR Yunanta di Sungai Opak Resmi Ditutup Setelah 7 Hari
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Lapak Asik BPJS Ketenagakerjaan Kini Dilengkapi Antrean Digital
- Duel Antar Geng Berujung Pembacokan di Pakualaman Jogja
- Sindikat Oplos LPG Subsidi Terbongkar, Keuntungan Rp1,3 Miliar Perhari
- Pendatang ke Jakarta Didominasi Usia Produktif Minim Keterampilan
- Harga Pangan Global Naik Lagi, FAO Soroti Dampak Konflik Timur Tengah
- Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran
- UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan bagi 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon
Advertisement
Advertisement








