27 Orang Ditangkap dalam Penggerebekan Kampung Bahari, Ini Temuannya
Polda Metro Jaya menangkap 27 orang dalam penggerebekan Kampung Bahari. Polisi menyita sabu, ganja, ekstasi, mesin cetak pil, dan senjata api.
Wadir Reskrimum Polda Metro Jaya AKBP Ade Ary Syam menunjukkan barang bukti senjata api dan rompi antipeluru di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin (27/5/2019)./Antara-Dhemas Reviyanto
Harianjogja.com, JAKARTA—Polisi telah meringkus enam orang yang diduga akan membunuh empat pejabat negara dan satu pemimpin lembaga survei saat kerusuhan 21-22 Mei di Jakarta. Mereka menjadi tersangka kepemilikan senjata api ilegal. Polisi sudah menyita sejumlah senapan, salah satunya senapan laras panjang rakitan kaliber 22 yang dilengkapi teleskop dan bisa digunakan dari jarak jauh.
Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Muhammad Iqbal mengatakan keenam tersangka itu adalah HK, HZ, IF, TJ, AD, AF alias Fifi.
“Ini kalau dilihat, ada teleskopnya, diduga kuat ingin menghabisi dari jarak jauh, walaupun rakitan ini efeknya luar biasa, yang didapat dari tersangka AD,” kata Iqbal di Kantor Kemenko Polhukam, Jl. Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (27/5/2019).
Iqbal menuturkan keenam tersangka itu berasal dari satu kelompok yang sama dan dipimpin oleh HK. Keenamnya ditangkap karena berniat menembak mati 4 pejabat negara.
Keenamnya memiliki peran masing-masing yang berbeda. Ada yang mencari pejual senjata api, hingga mencari sosok demonstran 22 Mei untuk dijadikan martir.
“12 April, tersangka HK menerima perintah kembali untuk membunuh dua tokoh nasonal lainnya, jadi empat target kelompok ini, yakni tokoh nasional dan pemimpin lembaga survei,” kata Iqbal.
Saat ditanya mengenai siapa saja yang menjadi target mereka, Iqbal menegaskan salah satunya bukan presiden.
“Pejabat negara, bukan Presiden. Tetapi bukan kapasitas saya menyampaikan ini. Nanti ketika proses pendalaman sudah mengerucut, baru akan disampaikan,” ucap Iqbal.
Berikut rincian barang bukti senjata api yang disita kepolisian dari enam tersangka.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Polda Metro Jaya menangkap 27 orang dalam penggerebekan Kampung Bahari. Polisi menyita sabu, ganja, ekstasi, mesin cetak pil, dan senjata api.
Alaska Air Group memangkas 200 karyawan setelah memperkirakan kerugian hampir US$700 juta pada 2026 akibat mahalnya bahan bakar pesawat.
Cek harga jual dan buyback emas Antam, Galeri 24, dan UBS di Pegadaian pada Senin, 2 November 2026.
Kredit mobil menawarkan sejumlah keuntungan, mulai dari cicilan fleksibel hingga menjaga tabungan. Kenali juga penyebab pengajuan ditolak bank atau leasing.
Deepfake AI semakin sulit dikenali secara visual. Simak empat cara mendeteksi konten palsu agar tidak mudah tertipu misinformasi.
Volkswagen mencatat kerugian operasional €5,9 miliar pada kuartal III 2026. Pelemahan bisnis China dan penurunan nilai investasi Porsche menjadi pemicu.