Wajib Halal 18 Oktober 2026, BPJPH Siapkan Aturan Khusus
BPJPH memastikan wajib halal berlaku 18 Oktober 2026 dan menyiapkan aturan khusus bagi UMK serta produk impor.
Bawaslu dijaga Polisi Berpeci/Okezone-Fadel Prayoga
Harianjogja.com, JAKARTA--Massa mulai berdatangan di sekitar gedung Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Republik Indonesia (RI), di Jakarta Pusat, Jumat, (24/5/2019) untuk menuntut kejujuran dalam Pemilu 2019.
Rombongan massa tersebut datang bergerombol dari arah Monas. Mereka mengaku berasal dari pendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden.
Mereka datang membawa berbagai atribut seperti Bendera Merah Putih, bendera ormas bertuliskan GMPK, dan bendera tauhid.
Pada saat kedatangannya, mereka meneriakkan orasinya melalui pengeras suara di atas mobil. Selain itu, lagu Indonesia Raya juga sempat dinyanyikan.
Selain massa dari arah Monas, raturan massa yang datang dari arah Jalan Agus Salim juga terkonsentrasi di depan Sarinah.
Sementara itu, aparat keamanan siap siaga untuk berjaga-jaga di tengah-tengah massa dan di sekitar kantor Bawaslu RI. Personel Kepolisian Republik Indonesia (Polri) beserta TNI dan aparat gabungan lainnya memperketat pengamanan di kantor Bawaslu RI dengan memasang barikade kawat barrier berduri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : antara
BPJPH memastikan wajib halal berlaku 18 Oktober 2026 dan menyiapkan aturan khusus bagi UMK serta produk impor.
Mendiktisaintek Brian Yuliarto mendorong perguruan tinggi memperkuat budaya ilmiah dan menghasilkan riset serta inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.
Roblox membagikan lima kiat menjaga kesehatan mental dan keamanan anak di ruang digital, mulai dari mengatasi perundungan hingga menjaga privasi.
Menkomdigi Meutya Hafid mengajak orang tua dan guru mendampingi anak membangun kebiasaan digital sehat serta memahami risiko ruang digital.
BMKG memprediksi awal musim hujan 2026/2027 di DIY mundur hingga tiga dasarian. Status kekeringan meteorologis berada pada level awas.
Bulog Magelang telah menyalurkan 10.646 ton jagung SPHP atau 92,34% dari pagu untuk membantu 548 peternak ayam.