Politik Tanah Air Tengah Panas, Diam-Diam Prabowo dan Jusuf Kalla Telah Bertemu

Pasangan bakal Calon Presiden Prabowo Subianto dan Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno berkunjung ke kediaman Wakil Presiden Jusuf Kalla di Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (15/8/2018). - Suara.com/Yasea
24 Mei 2019 11:07 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA- Wapres Jusuf Kalla dipastikan telah bertemu dengan capres Prabowo Subianto.

Kabar akan pertemuan Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla sempat berhembus. Anggota Dewan Pembina Partai Gerindra Maher Algadri membenarkan kabar tersebut.

Maher menceritakan, Prabowo dengan Jusuf Kalla melakukan pertemuan pada Kamis (23/5/2019). Namun Maher tidak menyebut di mana lokasi keduanya bertemu. Hanya saja, Maher menyatakan, apabila Prabowo dan Jusuf Kalla melangsungkan sebuah obrolan dan bertukar pikiran.

"Benar. Ya biasa komunikasi, tukar pikiran," kata Maher di depan kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Kamis (23/5/2019) malam.

Maher menjelaskan, bahwa pertemuan itu dilakukan atas dasar permintaan dari berbagai pihak melihat kondisi masyarakat saat ini. Maher menyebut Prabowo dihubungi oleh sejumlah pihak baik dari orang pemerintah dan non pemerintah.

Akan tetapi, Maher menegaskan kalau pertemuan itu bukan bertujuan untuk mengambil satu keputusan. Hal itu diungkapkan Maher lantaran melihat keduanya berasal dari kubu politik yang berbeda.

"Semua orang dalam keadaan kayak begini risau. Telepon, menelpon terjadi antara banyak orang," kata Maher.

"Bukan untuk mengambil suatu keputusan dan nggak bisa ngambil keputusan. Itu ada dua kubu yang jelas berbeda dalam kepentingan politik, ya dalam pemilu ini," sambungnya.

Perihal tukar pikiran yang sempat diucapkan Maher, ialah untuk mengencerkan panasnya suasana politik usai Pemilu 2019. Sebagai sosok demokrat, Prabowo disebut Maher pasti akan menempuh jalur komunikasi untuk memastikan seluruhnya akan selesai dalam kondisi yang baik.

"Kalau nggak kita stagnasi cuma ngotot pihaknya masing-masing. Pak Prabowo seorang demokrat, memang dia dibesarkan di alam barat. Komunikasi bagi dia penting. Jadi semua diselesaikan baik-baik," tandasnya.

Sumber : Suara.com