Menkum Tegaskan Rekam SPG GIIAS Tanpa Izin Langgar Hukum
Menkum Supratman Andi Agtas menegaskan perekaman SPG GIIAS tanpa izin merupakan pelanggaran hukum dan berpotensi melanggar sejumlah undang-undang.
Ilustrasi sejumlah pengendara yang sedang diperiksa kelengkapan berkendara, oleh aparat di Taman Kota Wates, Jumat (2/11/2018) petang. /Harian Jogja-Uli Febriarni
Harianjogja.com, BANDUNG--Polisi menemukan katapel dan potongan botol plastik yang diduga untuk masker gas air mata saat melakukan razia kendaraan untuk meminimalisir massa aksi 22 Mei yang bergerak menuju Jakarta.
Ya [mereka] mau ke Jakarta, kita juga nanya itu kan ada ketapel maupun masker buatan sendiri, itu kita pengen tau buat apa sebenarnya," kata Kasatlantas Polres Bandung, AKP Hasby Ristama di Pintu Tol Cileunyi, Kabupaten Bandung, Selasa (21/5/2019).
Barang tersebut ditemukan pada sebuah mobil berisikan tujuh orang yang mengaku berasal dari Tasikmalaya. Saat ini, kata Hasby, mereka sedang dilakukan pemeriksaan lebih lanjut di Polsek Cileunyi.
"Apakah berbahaya atau tidaknya, karena (mereka) masih diperiksa oleh Reskrim, itu masih kita dalami lagi, buat apa seperti apa dan segala macamnya," kata dia.
Dia mengatakan pihaknya telah melakukan razia sejak jam 20.00 WIB dan akan dilakukan hingga pagi hari. Namun hingga saat ini, kata dia, pihaknya masih belum menemukan barang yang cukup berbahaya.
"Ya sementara masih kita dalami barang-barang yang ada, saat ini kita masih berupaya untuk mencari barang seperti senjata tajam," katanya.
Dengan demikian ia mengimbau masyarakat, khususnya dalam suasana penetapan hasil Pemilu 2019 ini untuk lebih tenang. Dia juga berharap masyarakat tidak perlu melakukan kegiatan yang berseberangan dengan hukum.
"Masyarakat juga tidak perlu melakukan kegiatan yang di luar dari kebiasaan, yaitu yang melanggar hukum," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Menkum Supratman Andi Agtas menegaskan perekaman SPG GIIAS tanpa izin merupakan pelanggaran hukum dan berpotensi melanggar sejumlah undang-undang.
Nusantara Explorer masih disempurnakan usai dicoba Presiden Prabowo. Kereta wisata ini akan melayani perjalanan berbasis permintaan wisatawan.
Pemkot Jogja Luncurkan Tagline "Otentik Konkret" untuk Hari Jadi ke-270, Diawali Kerja Bakti di 270 Titik
Pemkab Bantul akan memperluas bantuan modal UMKM Rp2 juta bagi warga desil 1, 2, dan 3 untuk menekan kemiskinan ekstrem.
DPR meminta aparat mengusut tuntas temuan 995 senjata api, narkotika, dan VCD porno di sekolah swasta Jakarta Selatan, termasuk asal-usul barang bukti.
BMKG memprakirakan cuaca DIY cerah pada Jumat, sementara sebagian besar wilayah Indonesia berawan tebal dan Papua Tengah berpotensi hujan lebat.