Meutya Hafid Soroti Risiko Platform Digital bagi Anak
PP Tunas jadi langkah perlindungan anak digital, Meutya Hafid soroti risiko platform dan pentingnya ruang aman.
Calon Presiden (Capres) Joko Widodo mengikuti debat Capres ke-4 di Hotel Shangri La, Jakarta, Sabtu (30/3/2019). /Suara.com-Arief Hermawan P
Harianjogja.com, NTT--Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendapat apresiasi dari para tokoh agama di Provinsi Nusa Tenggara Timur karena telah memberikan perhatian secara serius terhadap pembangunan infrastruktur di provinsi berbasis kepulauan ini.
"Kita harus mengapresiasi terhadap Presiden Joko Widodo yang begitu besar memberikan perhatian terhadap NTT. Belum pernah ada Presiden yang datang sampai 10 kali ke NTT kecuali Jokowi untuk melihat secara langsung berbagai pembangunan di daerah ini," kata Ketua Parisadah Hindu Dharma Indonesia (PHDI), Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), I Wayan Wira Susana kepada Antara di Kupang, Senin.
Wayan mengatakan hal itu terkait kedatangan Presiden Joko Widodo yang datang ke NTT pascapemilu 2019 untuk meresmikan Bendungan Rotiklot di Kabupaten Belu, Senin (20/5/2019).
Menurut Wayan, Presiden Jokowi memiliki perhatian serius terhadap NTT bukan karena hasil perolehan suara yang diraihnya pada pemilu 17 April 2019 lalu di daerah ini sangat tinggi, namun karena ingin daerah ini cepat berkembang.
"Apabila dilihat dari jumlah pemilih pada pemilu lalu pemilih di NTT tidak seberapa jika dibandingan di daerah lain, namun perhatian Presiden Jokowi untuk NTT sangat luar biasa," kata Wayan.
Ia mengatakan, masyarakat NTT sangat bersyukur ada pemimpin negara seperti Jokowi yang sangat memahami berbagai persoalan pembangunan di daerah ini.
Menurut Wayan, persoalan pembangunan di NTT adalah air sehingga perhatian Presiden Jokowi untuk membangun banyak bendungan di NTT menjadi solusi dalam mengatasi krisis air yang sering dihadapi masyarakat daerah ini pada musim kemarau seperti ini.
"Kami sangat mengapresiasi terhadap kebijakan Presiden Jokowi yang membangun banyak bendungan di NTT sehingga kebutuhan air untuk usaha pertanian dan air minum masyarakat secara bertahap terpenuhi," tegas Wayan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
PP Tunas jadi langkah perlindungan anak digital, Meutya Hafid soroti risiko platform dan pentingnya ruang aman.
Dindikpora Yogyakarta menerapkan SPMB SMP 2026 berbasis RTO dengan fitur ubah pilihan sekolah secara real time.
Pemasangan girder Tol Jogja–Solo di Simpang Kronggahan memicu pengalihan arus lalu lintas dan skema U-turn sementara.
BNPB melaporkan kekeringan di Banyumas dan Purbalingga. BPBD menyalurkan air bersih untuk ratusan keluarga terdampak.
Seorang nelayan Morotai tewas tersambar petir saat pulang melaut. BNPB mengimbau masyarakat waspada cuaca ekstrem di pesisir.
Harganas 2026 akan digelar di Yogyakarta dengan tema “Ayah Wajib Hadir”, menyoroti pentingnya peran ayah dalam keluarga.