Prabowo Bandingkan Kematian Ratusan Petugas KPPS dengan Kematian Enam Sapi di Lamongan

Prabowo Subianto - Antara/Indrianto Eko Suwarso
16 Mei 2019 19:12 WIB Jaffry Prabu Prakoso News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – Calon presiden Prabowo Subianto merasa cemas dan prihatin dengan Pemilu 2019 karena banyak petugas kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) meninggal dunia.

Prabowo mengatakan dalam sejarah pemilu di Indonesia, baru kali ini ada 570 petugas meninggal dunia. Hilangnya nyawa ini bagi dia penuh tanda tanya.

“Para dokter, ahli kesehatan, pakar mengatakan bahwa sangat kecil kemungkinan orang itu bisa meninggal karena kecapean dan kelelahan,” katanya dalam video yang diuanggah dan diterima wartawan, Kamis (16/5/2019).

Prabowo mengaku menerima laporan tentang petugas yang meninggal yang masih berusia di bawah 30 tahun. Prabowo mengharapkan agar pemerintah menyelidiki, menginvestigasi, dan mengautopsi para KPPS untuk mengetahui penyebab utamanya.

“Ada beberapa ekor sapi di Kabupaten Lamongan mati mendadak. Kementerian Kesehatan, Dinas kesehatan lakukan autopsi terhadap sapi-sapi tersebut. Kalau tidak salah ada enam ekor sapi. Sebanyak 570 anak bangsa meninggal, sangat mengherankan tidak ada upaya mencari tahu kenapa mereka meninggal,” jelasnya.

Prabowo mengajak masyarakat untuk berdoa kepada petugas yang berguguran karena telah berjuang untuk mengawal pesta demokrasi tidak ada kecurangan.

“Semoga arwah mereka diterima di sisi yang maha kuasa. dan ditempatkan yang sebaik-baiknya,” ucap Prabowo.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia