Survei 74 Persen Masyarakat Percaya Prabowo, Qodari: Tetap Evaluasi
Survei tunjukkan kepercayaan publik ke Prabowo tembus 74%. Qodari tegaskan pemerintah tak berpuas diri dan tetap evaluasi kinerja.
Tangkapan CCTV terduga pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus di Polda Metro Jaya, Rabu (18/3/2026)/JIBI/Bisnis/Anshary Madya
Harianjogja.com, JAKARTA—Polda Metro Jaya tengah mendalami adanya perbedaan inisial nama terduga pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Kontras yang dirilis oleh pihak kepolisian dan Mabes TNI. Perbedaan temuan lapangan tersebut akan diselesaikan melalui proses sinkronisasi data dan analisis rekaman CCTV.
Sebagaimana diketahui, Mabes TNI mengungkap ada empat prajurit yang menjadi terduga pelaku penyiraman air keras. Mereka yakni, NPD (Kapten), SL (Lettu), BHW (Lettu) dan ES (Serda) dari satuan Denma BAIS TNI. Sementara itu, inisial pelaku yang dirilis Polda Metro Jaya yaitu BHC dan MAK. Dua orang ini diduga sebagai eksekutor penyiraman air sebagaimana rekaman CCTV yang telah dianalisis kepolisian.
Dirkrimum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin mengatakan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan TNI terkait perbedaan inisial pelaku ini. "Tentunya kami dari PMJ maupun nanti bersama-sama dengan TNI juga akan mengelaborasi temuan dari fakta penyelidikan maupun penyidikan," ujar Iman di Polda Metro Jaya, Rabu (18/3/2026).
Iman menambahkan koordinasi ini merupakan wujud dari komitmen baik itu kepolisian maupun TNI dalam mengusut perkara penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Kontras Andrie Yunus.
Iman menambahkan kasus penyerangan terhadap aktivis ini telah mendapatkan atensi dari Presiden Prabowo Subianto agar bisa terungkap secara terang benderang. "Jadi kita sama sama punya komitmen, baik itu TNI, Polri, sebagaimana dengan arahan Bapak Presiden untuk melakukan pengungkapan kasus ini dengan terang benderang, yang berdasarkan fakta hukum diperoleh dari proses penyelidikan maupun penyidikan yang dilakukan oleh masing-masing," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Survei tunjukkan kepercayaan publik ke Prabowo tembus 74%. Qodari tegaskan pemerintah tak berpuas diri dan tetap evaluasi kinerja.
Cek jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Rabu 1 Juli 2026. Tarif hanya Rp12.000 dengan rute langsung dari Malioboro ke Pantai Parangtritis.
Branding UMKM dinilai menjadi kunci membangun kepercayaan konsumen, memperluas pasar, dan meningkatkan daya saing di era digital.
Update harga iPhone Juli 2026 menunjukkan seri 16e turun tajam, sementara iPhone 17 Pro Max justru mengalami kenaikan harga.
Harga emas Pegadaian 1 Juli 2026 turun untuk Antam, UBS, dan Galeri 24. Simak daftar harga terbaru semua ukuran emas batangan.
Jadwal DAMRI Bandara YIA 1 Juli 2026 lengkap beserta rute menuju Kota Jogja dan Sleman dengan tarif Rp80.000 per penumpang.