Saksi BPN Hadir dalam Rapat Pleno KPU, Aziz Subekti: Saya Enggak Komentar

Prabowo Subianto berbicara di hadapan pendukungnya di Jakarta, Jumat (19/3/2019). - Reuters/Willy Kurniawan
15 Mei 2019 15:17 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA--Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sebelumnya menyebut akan menarik seluruh saksi dalam proses rekapitulasi hasil penghitungan suara Pilpres 2019. Namun kenyataannya, BPN tetap menerjunkan para saksinya.

Berdasarkan pantauan Suara.com, Rabu (15/5/2019) tiga orang saksi perwakilan dari BPN terlihat hadir ditengah-tengah ruang sidang lantai 2 Kantor KPU RI. Salah satu saksi yang hadir, yakni Aziz Subekti.

Namun, Aziz enggan berkomentar ketika ditanyai terkait instruksi dari BPN yang akan menarik seluruh saksi-saksinya. Aziz juga tak mau berkomentar saat ditanya apakah sudah ada perintah untuk menarik diri dari rapat tersebut.

"Saya enggak komentar. Saya enggak komentar," kata Aziz di Ruang Sidang Lantai 2, Kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (15/5/2019).

Saat dikonfirmasi apakah dirinya tetap hadir sebagai saksi dari BPN, Aziz pun menegaskan posisinya sebagai saksi.

"Iyalah, kita memang harus jadi saksi," ujarnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua BPN, Priyo Budi Santoso mengatakan pihaknya akan menarik seluruh saksi-saksi dalam proses rekapitulasi hasil penghitungan suara Pilpres 2019.

Hal itu, dikatakan Priyo usai menghadiri acara bertajuk 'Mengungkap Fakta-Fakta Kecurangan Pilpres 2019' yang digelar BPN Prabowo - Sandiaga Uno di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Selasa (14/5/2019).

"Per tadi hari ini (Selasa 14/5/2019) diumumkan demikian (kecurangan), dengan demikian seluruh saksi-saksi yang sekarang berada baik di KPU pusat, di Provinsi, dan Kabupaten-Kota yang sekarang masih ada proses kami rencanakan dan kami perintahkan untuk ditarik," ujar Priyo.

Sumber : Suara.com