KPK Tegaskan Pengembalian Amplop Menhut Tak Hapus Pidana
KPK tegaskan pengembalian amplop oleh Menhut tidak menghapus pidana, penyidikan dugaan suap kawasan hutan Kuansing terus berjalan.
Barracuda dan kawat berduri disiagakan di depan Kantor KPU untuk mengantisipasi aksi people power Kivlan Zen, Jakarta, Kamis (9/5/2019)./Okezone-Fadel Prayoga
Harianjogja.com, JAKARTA- Massa yang tergabung dalam Jaringan Masyarakat Peduli Pemilu melakukan aksi menolak "people power" di depan Gedung KPU RI, Jakarta, Senin (13/5/2019) petang.
Dalam aksinya, massa membentangkan spanduk menolak "people power" serta mengucapkan terima kasih kepada KPU serta aparat TNI/Polri atas penyelenggaraan dan pengamanan Pemilu 2019.
Mereka juga mengirimkan karangan bunga besar kepada KPU RI, serta menyerahkan bunga buket kepada perwakilan KPU RI.
Aksi massa ini berjalan damai dan mendapat pengawalan aparat kepolisian. Seusai menyampaikan aspirasi massa membubarkan diri dengan tertib.
Pada Senin KPU RI kembali melanjutkan rekapitulasi tingkat nasional untuk sejumlah provinsi.
Berdasarkan pantauan, sejak Jumat (11/5/2019) hingga Senin petang, KPU RI telah menyelesaikan rekapitulasi nasional untuk 11 provinsi.
Adapun gerakan people power sebelum dimunculkan oleh politikus senior PAN Amien Rais untuk mengkritisi jalannya Pemilu 2019.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
KPK tegaskan pengembalian amplop oleh Menhut tidak menghapus pidana, penyidikan dugaan suap kawasan hutan Kuansing terus berjalan.
IHSG berpotensi lanjut melemah akibat konflik AS-Iran, kenaikan harga minyak, dan ancaman capital outflow dari pasar Indonesia.
Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo melantik Budi Santosa Asrori sebagai Sekda. Diminta hadirkan inovasi dan ubah budaya kerja birokrasi.
Nilai tukar rupiah melemah ke Rp18.066 per dolar AS akibat konflik AS-Iran, lonjakan yield obligasi AS, dan sentimen The Fed.
Iran ancam balasan keras usai serangan AS. Trump klaim jadi target pembunuhan nomor satu di tengah memanasnya konflik kedua negara.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) terus menunjukkan fundamental bisnis yang solid di tengah dinamika ekonomi global dan industri perbankan nasional.