Peta NASA Tampilkan Sebaran Karbon Monoksida di Indonesia, Ini Penjelasan BMKG
Peta NASA menunjukkan sebaran karbon monoksida di Indonesia pada 13–15 Oktober 2026. BMKG mengingatkan data satelit tidak langsung menggambarkan kualitas udara
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un (kiri) bergandengan tangan dengan Presiden Korea Selatan Moon Jae In (kanan)./Ist-Reuters
Harianjogja.com, SEOUL--Presiden Korea Selatan Moon Jae-in mengatakan peluncuran rudal terbaru Korea Utara mungkin menjadi aksi protes terhadap Amerika Serikat (AS), setelah KTT dua pemimpin negara tersebut, yang digelar di Hanoi, Vietnam, pada Februari, tidak membuahkan hasil.
Korea Utara menembakkan apa yang tampak seperti rudal jarak dekat pada Kamis (9/5/2019), menurut militer Korea Selatan, beberapa hari setelah pemimpin Korea Utara Kim Jong Un mengawal uji coba rudal dan roket.
"Korea Utara terlihat tidak puas lantaran tidak mencapai kesepakatan di Hanoi," kata Moon saat wawancara dengan lembaga penyiaran Korea Selatan KBS.
Namun Korut tampaknya menahan diri untuk tidak menggunakan senjata, yang secara langsung mengancam Amerika Serikat, ujar Moon.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Peta NASA menunjukkan sebaran karbon monoksida di Indonesia pada 13–15 Oktober 2026. BMKG mengingatkan data satelit tidak langsung menggambarkan kualitas udara
Jadwal KA Bandara YIA, Kamis 22 Oktober 2026, tersedia 24 perjalanan dari YIA ke Stasiun Tugu dan sebaliknya. Cek jam keberangkatan lengkapnya.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Kamis 22 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Simak jadwal lengkap dari kedua arah.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 22 Oktober 2026 tersedia mulai pagi. Simak jadwal lengkap dari Stasiun Palur hingga Jogja/Tugu.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 22 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap dan tarif KRL Rp8.000.
Real Madrid menjamu RB Leipzig di Liga Champions, Kamis dini hari. Simak jadwal, hasil laga sebelumnya, dan peluang kedua tim.