Penelitian UI Ungkap Lumut Epifit Efektif Jadi Bioindikator Lingkungan
Penelitian doktoral UI mengungkap lumut epifit berpotensi menjadi bioindikator kualitas lingkungan di kawasan urban yang terdampak polusi udara.
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un (kiri) bergandengan tangan dengan Presiden Korea Selatan Moon Jae In (kanan)./Ist-Reuters
Harianjogja.com, SEOUL--Presiden Korea Selatan Moon Jae-in mengatakan peluncuran rudal terbaru Korea Utara mungkin menjadi aksi protes terhadap Amerika Serikat (AS), setelah KTT dua pemimpin negara tersebut, yang digelar di Hanoi, Vietnam, pada Februari, tidak membuahkan hasil.
Korea Utara menembakkan apa yang tampak seperti rudal jarak dekat pada Kamis (9/5/2019), menurut militer Korea Selatan, beberapa hari setelah pemimpin Korea Utara Kim Jong Un mengawal uji coba rudal dan roket.
"Korea Utara terlihat tidak puas lantaran tidak mencapai kesepakatan di Hanoi," kata Moon saat wawancara dengan lembaga penyiaran Korea Selatan KBS.
Namun Korut tampaknya menahan diri untuk tidak menggunakan senjata, yang secara langsung mengancam Amerika Serikat, ujar Moon.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Penelitian doktoral UI mengungkap lumut epifit berpotensi menjadi bioindikator kualitas lingkungan di kawasan urban yang terdampak polusi udara.
Cek jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 16 Juli 2026. Tarif tetap Rp8.000 dengan keberangkatan dari Jogja mulai pukul 05.05 WIB hingga 22.35 WIB.
KPK menyambut positif pembentukan tim penyidik Kejagung untuk menangani kasus Febrie Adriansyah yang kini masih berstatus saksi.
KPPU telah memutus enam perkara persaingan usaha hingga Juni 2026 dengan total denda Rp767 miliar. Enam perkara lainnya masih diproses.
BKPM mengungkap lelang pengembangan sistem OSS senilai Rp26,46 miliar gagal karena tidak ada penyedia yang sanggup menyelesaikan proyek.
Polres Bantul menangkap dua pelaku pembobolan toko kelontong di Jambidan berbekal rekaman CCTV dan sidik jari. Kerugian korban mencapai Rp12,5 juta.