Neno Warisman Akui Sering Berdoa Seperti Doa Munajat 212

Neno Warisman. - Okezone/Herman Aminuddin
07 Mei 2019 07:27 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA--Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional Prabowo–Sandiaga, Neno Warisman, menyampaikan bahwa doa seperti yang diucapkan saat Munajat 212 di Monas sudah biasa ia bacakan. Doa yang sempat menjadi perbincangan publik tersebut dinilai mengancam Tuhan. 

Ia mengatakan, doa tersebut adalah doa yang sering ia bacakan setiap hari. Hal tersebut dinyatakan Neno dalam acara Tadabbur Spesial Ramadhan yang bertajuk Ayat Suci Untuk Konstitusi, Senin (6/5/2019).

Karenanya, Neno menyanyangkan dirinya yang hanya berdoa justru dipermasalahkan oleh banyak pihak. Sebab, dalam doa tersebut, Neno mengakui meminta agar Indonesia diberikan pemimpin yang sayang kepada rakyatnya.

"Bagaimana negeri ini, orang berdoa kok jadi masalah? Ini doa saya setiap hari. Ya tak setiap hari, tapi yang sering saya minta kepada Allah SWT, ya Allah berikan pemimpin yang sayang kepada kami," ujar Neno di AQL Islamic Center, Tebet, Jakarta Selatan.

Menurut Neno, dirinya yang justru dipermasalahkan hingga dipanggil Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Menurut Neno, sesuai pembukaan UUD 1945 alinea pertama, kemerdekaan adalah hak segala bangsa. Ia mengakui, kemerdekaan berpendapat di Indonesia masih ada, tapi dipakai oleh rakyat meski ketakutan.

"Kita adalah bagian dari yang berhak atas kemerdekaan itu. Ya kalau kita sekarang ini masih ada kemerdekaan, walaupun ada ketakutan," jelas Neno.

Untuk diketahui, acara Tadabbur Spesial Ramadhan yang bertajuk Ayat Suci Untuk Konstitusi juga dihadiri Panitia Pengarah Ijtimak Ulama III, Ustaz Bachtiar Nasir.

Selain itu, diikuti pula oleh ahli hukum tata negara, Irman Putra Sidin. Acara yang bertujuan membedah nilai-nilai pembukaan UUD 1945 ini dimoderatori oleh Dedi Gumelar.

Sumber : suara.com