Advertisement
Puasa? Harus Bisa Tahan Diri
Ilustrasi diskon selama bulan Ramadan. (Istimewa - Bisnis)
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA--Selama berpuasa seharusnya seseorang bisa lebih menahan diri dan berhemat karena tidak makan dan minum di siang hari.
Namun nyatanya, keinginan menahan hawa nafsu ini sering kali membuat lapar mata. Alih-alih bisa berhemat, pengeluaran justru kian melonjak. Belum lagi keinginan berbelanja berbagai macam kebutuhan karena berpikir akan ada pemasukan tambahan dari Tunjangan Hari Raya jelang lebaran
Advertisement
Perencana Keuangan dari QM Financial Ligwina Hananto mengatakan selama bulan Ramadhan memang ada pengeluaran yang mengalami penurunan yaitu pengeluaran rutin yang digunakan untuk kegiatan sehari-hari seperti transportasi, uang makan siang, serta uang jajan.
Namun di sisi lain, pengeluaran gaya hidup atau lifestyle meningkat sangat signifikan. Terutama banyaknya undangan acara buka puasa bersama sekaligus ajang silaturahmi bersama teman-teman.
BACA JUGA
“Badai buka puasa bersama ini bakal menyunat habis pengeluaran lifestyle kita. Dari awal harus waspada dengan pengeluaran ini,” ujarnya.
Di samping itu, hal yang membuat pengeluaran membengkak pada bulan puasa ini karena harga-harga bahan kebutuhan pokok biasanya melonjak sehingga pengeluaran untuk berbelanja menjadi lebih besar. Apalagi, usai menahan lapar dan haus, seseorang memiliki keinginan untuk menikmat berbagai menu makanan dan minuman saat berbuka dan sahur sehingga lapar mata saat berbelanja makanan.
Biaya lain yang menurutnya juga meningkat adalah pengeluaran sosial untuk beramal. Pada bulan penuh keberkahan ini, semua orang akan berlomba-lomba untuk saling berbagi dan menolong sesama, bersedekah, dan membayar zakat
“Tiga pos itu yang bergeraknya sangat signifikan di bulan puasa,” tuturnya.
Besarnya pengeluaran tersebut kadang kala membuat banyak orang akhirnya berhutang atau menggunakan kartu kredit. Padahal, berhutang untuk sesuatu yang konsumtif justru akan membuat kita semakin terjebak di kemudian hari, apalagi jika membayar dengan minimal pembayaran.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : solopos.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- KPK Periksa Gus Alex Terkait Korupsi Kuota Haji Seusai Penahanan Yaqut
- Ledakan Keras di Masjid Jember Saat Tarawih, 1 Jemaah Dilarikan ke RS
- Chelsea Kena Sanksi Rp225 Miliar, Ini Sebabnya
- Hujan Deras dan Angin Kencang Ganggu 15 Penerbangan di Juanda
- Iran Sebut AS Minta Bantuan Negara Regional Amankan Selat Hormuz
Advertisement
Gunungkidul Gandeng 30 Pedagang Pasar Jadi Agen Pengendali Inflasi
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Stok Pangan Kota Jogja Melimpah, Aman Hingga Dua Bulan
- Tiket Lebaran Masih Tersedia, 41.067 Penumpang Padati Daop 6 Jogja
- Merapi Luncurkan Dua Awan Panas Sejauh 1,6 Km, Status Masih Siaga
- Program Jelajah Mudik Hadirkan Keindahan Jalur Selatan Jawa
- Jaga Berat Badan, Pemain PSIM Jogja Diminta Kendalikan Nafsu Makan
- Wacana KPU Jadi Cabang Kekuasaan Baru Dinilai Perlu Kajian
- Gugatan Roy Suryo soal KUHP dan UU ITE Ditolak MK
Advertisement
Advertisement




