Hari ke-10 SAR KM Virgo Transport 8, 3 Jasad Ditemukan
Tiga jasad korban KM Virgo Transport 8 kembali ditemukan di hari ke-10 SAR. Total 126 korban ditemukan, 117 masih dicari.
Petugas mengisin bahan bakar minyak (BBM) Shell Regular di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Pondok Cabe, Tangerang Selatan, belum lama ini./Bisnis Indonesia-Endang Muchtar
Harianjogja.com, BANDUNG--Laboratorium Teknik Reaksi Kimia dan Katalis dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) berhasil kembangkan katalis perengkahan (cracking) minyak sawit menjadi bensin nabati.
Ketua program studi teknik Kimia ITB, I.G.B.N Makertihartha menjelaskan, bahan bakar nabati buatannya ini merupakan bensin berkualitas tinggi.
Diketahui bahan bakar nabati bersifat drop-in artinya bisa digunakan didalam mesin secara langsung tanpa dicampur dengan bahan bakar fosil.
"Minyak kelapa sawit yang sudah dihilangkan getahnya saja langsung kita gunakan, jadi biaya produksinya jadi lebih murah yang dibayangkan," ujar Makertihartha, Selasa (30/4/2019).
Bahan bakar bensin nabati memiliki oktan riset atau research octane number (RON) sekitar 100-120. Perolehan bensin melalui proses ini terbuat dari 50 persen massa dari kelapa sawit sebagai pancingannya.
Namun selain dijadikan bahan bakar bensin nabati juga menghasilkan LPG nabati dengan perolehan 20 persen massa. Inovasi yang dilakukan ini memberikan peluang untuk memenuhi bahan bakar bensin secara nasional.
"Yang kita kembangkan disini katalisnya hasil kerjasama penelitian kami yang dibiayai Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit," tambahnya.
Makertihartha menuturkan, telah merancang sebuah pabrik utama untuk produksi bensin nabati dengan minyak kelapa sawit dengan kapasitas delapan ton per jamnya.
Ia mengklaim biaya untuk memproduksi bahan bakar bensin nabati ini lebih murah dibandingkan harga bensin yang beredar saat ini.
"Harganya skema bisnisnya agak berbeda tidak 100 persen menjual ini tetapi harus di blending [pencampuran] dan harganya jauh lebih murah dengan bensin yang dipasarkan sekarang," terangnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Tiga jasad korban KM Virgo Transport 8 kembali ditemukan di hari ke-10 SAR. Total 126 korban ditemukan, 117 masih dicari.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Rabu 23 September 2026 tersedia 10 perjalanan, lengkap dengan jam keberangkatan kedua arah.
Jadwal KA Bandara YIA Rabu 23 September 2026 tersedia 24 perjalanan YIA-Tugu dan sebaliknya, mulai dini hari hingga malam.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 23 September 2026 lengkap dengan 15 perjalanan, waktu keberangkatan, stasiun, dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 23 September 2026 dari Palur menuju Jogja lengkap dengan waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Dana pendidikan gratis Rp93,7 triliun masih berupa hitungan awal. Mendiktisaintek akan membahasnya bersama Kemenkeu dan Danantara.