Jadwal SIM Keliling Sleman 19 Mei 2026: Mitra 10 Jadi Lokasi Layanan
SIM keliling Sleman 19 Mei 2026 hadir di Mitra 10, termasuk layanan malam di Sleman City Hall untuk perpanjangan SIM A dan C.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump./REUTERS
Harianjogja.com, NEW YORK--Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif tidak percaya Presiden AS Donald Trump menginginkan perang dengan Iran, namun Trump bisa dipancing pada konflik Teheran. Hal itu disampaikan Zarif saat diwawancara Reuters di New York pada Rabu (24/4/2019).
"Saya tidak berpikir dia menginginkan perang," kata Zarif dalam sebuah wawancara di misi Iran ke PBB di New York.
"Tapi itu tidak mengecualikan dia pada dasarnya terpikat menjadi satu."
Gedung Putih tidak segera menanggapi permintaan komentar atas pernyataan Zarif tersebut.
Zarif mengatakan apa yang disebut tim-B, termasuk penasihat keamanan nasional Trump John Bolton, seorang elang Iran yang bersemangat, dan Perdana Menteri Israel yang konservatif Benjamin Netanyahu dapat mendorong Trump ke dalam konflik dengan Teheran.
“Mereka yang telah merancang kebijakan yang dikejar tidak hanya menginginkan solusi yang dinegosiasikan. Tetapi izinkan saya menjelaskan bahwa Iran tidak mencari konfrontasi, tetapi tidak akan luput membela diri, ”katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Reuters.com
SIM keliling Sleman 19 Mei 2026 hadir di Mitra 10, termasuk layanan malam di Sleman City Hall untuk perpanjangan SIM A dan C.
Wonogiri mulai tinggalkan ketergantungan sektor pertanian, kini fokus kembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif untuk dongkrak ekonomi daerah.
Prediksi Bournemouth vs Man City Liga Inggris 2026, laga penentu gelar. The Citizens wajib menang demi menjaga peluang juara.
SPMB Jateng 2026 resmi diluncurkan. Daya tampung SMA/SMK negeri hanya 40 persen, gubernur tegaskan tak ada titip-menitip.
UGM dan KAGAMA berupaya manfaatkan rumah Prof Sardjito untuk kegiatan akademik di tengah isu penjualan aset bersejarah.
Kasus penembakan pemuda di Candisari Semarang terungkap. Polisi beberkan kronologi, motif pelaku, hingga peluang restorative justice.