Advertisement
Tahu yang Dijual Mengandung Formalin, Pedagang Dibina
Tahu. - Istimewa
Advertisement
Harianjogja.com, TANGERANG--Tahu yang diketahui mengandung formalin ditemukan oleh Petugas Loka Pengawas Obat dan Makanan (POM) Kabupaten Tangerang, Banten, saat menggelaroperasi di pasar tradisional Curug.
"Ada 10 sampel yang kami periksa dari kandungan tahu dan garam yodium," kata Kepala Loka POM Kabupaten Tangerang, Widya Savitri di Tangerang, Senin (22/4/2019).
Advertisement
Widya mengatakan penemuan formalin tersebut juga dari pedagang makanan ketoprak yang salah satu bahan utama dari tahu.
Pihaknya dalam pengambilan sampel tersebut bersama petugas dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Tangerang.
BACA JUGA
Selain sampel tahu pihaknya juga membawa serta memeriksa garam beryodium yang dijual di pasar tradisional.
Menurut dia, dari 10 sampel garam yang diperiksa terdapat empat sampel tidak mengandung yodium.
Padahal yodium sangat penting dalam tubuh seperti mencerdaskan otak, menyehatkan proses tumbuh kembang janin pada wanita hamil serta menyehatkan kelenjar tiroid.
Pihaknya tidak dapat melakukan tindakan karena sampel yang diambil itu dari pedagang karena mereka tidak memproduksi.
Bahkan Loka POM setempat hanya membina pedagang supaya tidak membeli tahu dan garam yang selama ini dibeli dari penjual tertentu.
Dia menghimbau agar warga secara cerdas untuk memilih pangan yang aman dari zat kimia berbahaya bila dikonsumsi dapat menganggu kesehatan.
Padahal sebelumnya juga memeriksa kandungan zat berbahaya itu pada tahu dan kue mangkok yang dijual pedagang di Pasar Cisauk.
Selain itu, petugas juga menemukan adanya pelanggaran karena pedagang mengedarkan obat keras tanpa kewenangan di toko obat tidak berizin.
Pengambilan sampel makanan itu merupakan program ketahanan pangan lokal dan dilakukan operasi terpadu dengan melibatkan aparat Polresta Tangerang, Dinas Pertanian, UPT Karantina, Dinas Perikanan, Disperindag setempat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara/Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Kasus Perceraian Bantul Fluktuatif, Ekonomi Jadi Pemicu Utama
Advertisement
Pesawat Terbakar Saat Lepas Landas, 232 Penumpang Dievakuasi
Advertisement
Berita Populer
- Tantangan Sekolah Rakyat Teratasi, Pembelajaran Dinilai Makin Stabil
- Viral Balik Nama Tanah Warisan Kena Pajak? DJP Tegaskan Tak Ada PPh
- Akademisi UGM: Program Magang Nasional Bantu Tekan Pengangguran
- Sam Altman Minta Maaf, Kasus Penembakan Kanada Seret OpenAI
- Perlintasan KA di Jogja Rawan, Aulia Reza Dorong Keselamatan Kolektif
- Eks Pekerja Sritex Desak Pemerintah Ambil Alih Pabrik Jadi BUMN
- Pemerintah Keluarkan PMK 24/2026, Harga Tiket Pesawat jadi Lebih Murah
Advertisement
Advertisement







