Advertisement
Flores Minta Pemilu Dipercepat, KPU RI Masih Belum Memutuskan
Warga mencoblos di Tempat Pemungutan Suara (TPS). - Bisnis/Rachman
Advertisement
Harianjogja.com, FLORES--Penyelenggaraan Pemilu di Flores diusulkan dipercepat. Pasalnya, jika pelaksanaan Pemilu sesuai jadwal nasional dikhawatirkan menganggu pelaksanaan Semana Santa yaitu tradisi umat Katolik menyambut Pesta Paskah.
Saat ini, usulan tersebut sudah disampaikan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Flores Timur kepada KPU RI. Namun sampai sekarang masih menunggu keputusan.
Advertisement
"Jadi beberapa minggu lalu ada rapat dengan para tokoh masyarakat di Larantuka, dan mereka mengusulkan agar dipercepat pemungutan suaranya sehingga jam 17.00 WITA sudah selesai," kata Ketua KPU Flores Timur Kornelis Abon kepada Antara, Senin (8/4/2019).
Ia mengatakan biasanya pelaksanaan pemungutan suara pukul 07.00-13.00 WITA. Namun, kata dia, tokoh masyarakat di kota itu berharap selesai sebelum pukul 13.00 wita.
BACA JUGA
"Sudah ada pemberitahuan ke Bupati juga dan KPU Flotim surat usulan sudah kami sampaikan juga ke KPU RI, tinggal menunggu keputusan saja," ujar dia.
Namun, tambah dia, pihak KPU juga khawatir jika dipercepat nantinya masyarakat yang punya hak suara terlambat datang dan akhirnya tak bisa mencoblos.
Kornelis juga mengatakan, jika penghitungan suara Pemilu selesai pada pukul 17.00 WITA agak riskan, sebab perlu kehati-hatian untuk melakukan perhitungan suara.
"Sebelumnya kita sudah lakukan simulasi. Namun hasilnya tak sesuai. Artinya pukul 17.00 WITA itu agak kesulitan," tambah dia.
Sejumlah tokoh masyarakat di Larantuka yakin Pemilu tak akan mengganggu jalannya Semana Santa, khususnya persiapan Rabu Trewa menyambut Tri Hari Suci jika pukul 17.00 WITA perhitungan surat suara selesai.
Beberapa pihak di Kupang, seperti Kapolda NTT Irjen Pol Raja Erizman dan Gubernur NTT Viktor B Laiskodat juga sudah mendesak agar pelaksanaan Pemilu di Kota Reiha Rosari itu diundur saja.
Jika tidak diundur, dikhawatirkan tingkat partisipasi masyarakat berkurang pada pemungutan suara Pemilu 17 April mendatang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- KPK Belum Tahan Yaqut dan Gus Alex, Tunggu Proses Lengkap
- Yaqut Resmi Jadi Tersangka Kasus Kuota Haji, Segini Daftar Kekayaannya
- Bahlil: Tambang untuk Ormas Tetap Jalan Meski Diuji MK
- Ketegangan Baru: Uni Eropa Kritik Klaim Donald Trump atas Greenland
- Pencurian Baut Rel di Blitar Ancam Keselamatan Kereta
Advertisement
Advertisement
Destinasi Favorit Terbaru di Sleman, Tebing Breksi Geser HeHa Forest
Advertisement
Berita Populer
- Top 10 News Harianjogja.com, Hari Ini: Kelok 23 Sampai Konglomerat
- Jenderal Paspampres Venezuela Dicopot Usai Penangkapan Maduro
- Jadwal SIM Keliling Sleman, Jumat 9 Januari 2026
- Senat AS Kunci Langkah Militer Trump ke Venezuela
- Jadwal SIM Keliling Kota Jogja Hari Ini, 9 Januari 2026
- Empat WNA Tewas, Nakhoda dan ABK Kapal Labuan Bajo Jadi Tersangka
- Sunaryanta Resmi Pimpin PSI DIY, Dilantik Kaesang di Gunungkidul
Advertisement
Advertisement





