Rektor UAD Ingatkan Lulusan Soal AI dan Persaingan Dunia Kerja
Sebanyak 2.130 mahasiswa diwisuda UAD, 98% meraih cumlaude. Rektor Muchlas berpesan agar lulusan adaptif menghadapi AI dan dunia kerja.
Olah foto Prabowo Subianto dan Luhut Panjaitan./JIBI-Harian Jogja
Harianjogja.com, JAKARTA--Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan memastikan, Capres petahana Joko Widodo (Jokowi) tak memilik persiapan khusu terkait acara debat keempat Pilpres 2019, malam ini.
"Enggak ada persiapan khusus, biasa-biasa aja," kata Luhut seusai menjadi pembicara, dalam diskusi ekonomi dengan tema "Tantangan Ekonomi Indonesia dan Strategi Lima Tahun ke Depan" di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (30/3/2019).
Jenderal Purnawirawan TNI ini mengatakan, pesiapan jelang depat sudah di persiapkan dengan matang untuk menghadapi lawannya, Prabowo Subianto. "Dan beliau [Jokowi] persiapkan dengan bagus," katanya.
Pun ketika ditanya awak media apakah Jokowi akan memberikan kejutan dalam debat ke empat nanti, Luhut memastikan tidak ada. "Kapan sih ada kejutan? Presiden biasa-biasa saja kok," ujarnya.
Debat keempat malam ini, Jokowi akan beradu argumentasi dengan rival politiknya, capres nomor urut 02 Prabowo Subianto. Debat tersebut akan diselenggarakan di Hotel Shangri-la, Jakarta Pusat, Sabtu (30/3/2019) malam, sekitar pukul 08.00 WIB. Tema debat yang akan dibahas ialah ideologi, pemerintah, pertahanan/keamanan, dan hubungan internasional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Sebanyak 2.130 mahasiswa diwisuda UAD, 98% meraih cumlaude. Rektor Muchlas berpesan agar lulusan adaptif menghadapi AI dan dunia kerja.
Pemkab Gunungkidul memecat Lurah Bohol Margana setelah kasus korupsi anggaran kalurahan 2022-2024 berkekuatan hukum tetap.
Sebanyak 168 atlet mengikuti Kejurkot Sepatu Roda Kota Jogja 2026. Ajang ini menjadi sarana pembinaan dan penjaringan bibit unggul.
Raffi Ahmad meminta maaf setelah menghadiri acara Sumpah Pemuda Polda Metro Jaya yang menuai sorotan dan menjadi perbincangan warganet.
Pemda DIY memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk deteksi dini, pemerataan layanan, dan penghapusan stigma terhadap kesehatan jiwa.
Mentan Amran menyebut ketersediaan beras Indonesia mencapai 25 juta ton saat 33 negara menyiapkan persediaan pangan untuk kondisi darurat.