Mau Cari Kerja Lewat Program POLIRAN? Hubungi Nomor Ini
Polda Metro Jaya menyiapkan hotline POLIRAN di 08131301994 untuk memantau proses pencarian kerja, pelatihan, dan seleksi kerja.
Ilustrasi ikan/Reuters
Harianjogja.com, CIREBON --Sekitar 20 orang warga asal Desa Slangit, Kecamatan Klangenan, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, mengalami keracunan makanan, pada Selasa (19/3/2019). Mereka diduga keracunan makanan, karena menyantap ikan pindang.
Kepala Puskesmas Bangodua Cirebon, Maemunah menuturkan, awalnya ada 14 orang yang mendatangi puskesmas, untuk memeriksakan diri karena mengalami gejala keracunan. Namun, selang beberapa waktu, jumlahnya bertambah sampai 20 orang.
"Awalnya pasien datang ke puskesdes, lalu muntah-muntah dan pusing. Karena alat di sana tidak memadai, akhirnya dibawa ke sini. Awalnya datang 14 orang, katanya yang makan itu ada 21 orang. Kami sudah memeriksa 20 orang," ucapnya, Selasa (19/3/2019).
Dirinya mengungkapkan, dari 20 pasien yang sudah diperiksa, hanya satu orang yang keracunan berat, sisanya masih tergolong keracunan ringan. Ia juga menjelaskan, 20 orang pasien yang diperiksa mengeluhkan gangguan pencernaan, seperti mual, muntah dan diare. Namun diare yang dialami tidak mengalami dehidrasi.
Pihaknya saat ini sudah melakukan penanganan terhadap para pasien, seperti memberikan cairan dan obat-obatan, untuk meredakan mual, muntah dan pusing.
Sementara itu, ia mengaku, pihaknya belum bisa mengambil kesimpulan terkait kejadian tersebut. Mengingat makanan yang disantap oleh para pasien pun beragam, pihaknya sendiri akan menunggu hasil laporan, dari tes laboratorium, dari sempel makanan yang dikirim ke Dinas Kesehatan setempat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Polda Metro Jaya menyiapkan hotline POLIRAN di 08131301994 untuk memantau proses pencarian kerja, pelatihan, dan seleksi kerja.
Pemerintah memutuskan mengangkat PPPK paruh waktu lintas profesi menjadi penuh waktu. Pendaftaran CPNS juga direncanakan mulai November 2026.
BPBD Banyumas mencatat 84 dari 121 desa terdampak kekeringan menyatakan kebutuhan air bersih tercukupi. Distribusi bantuan masih berlanjut di wilayah lain.
Pemerintah menyiapkan stimulus Rp31 triliun pada akhir 2026, mulai dari pembukaan rekening, bantuan pangan, BSU, hingga diskon tiket Nataru.
RAPBD DIY 2027 mengalokasikan 40,14% belanja untuk pendidikan. DPRD menyoroti penurunan bantuan keuangan hingga 33,65%.
Pengacara Irjen Ahrie Sonta memastikan kliennya kooperatif dalam kasus dugaan penyadapan Presiden yang turut menyeret eks Kapolri Listyo Sigit.