Ini Daftar Jemaah Haji Reguler yang Sudah Lunas BPIH

Ilustrasi. - Bisnis Indonesia/Andi Rambe
20 Maret 2019 04:17 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Jumlah jamaah haji reguler yang telah melakukan pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) hari pertama cukup besar. Berdasarkan laporan yang dirilis Direktorat Pelayanan Haji Dalam Negeri terdapat 19.401 jamaah yang telah melunasi BPIH. Jumlah itu setara dengan 9,58% dari total kuota haji reguler sebanyak 202.488 orang.

Dikutip dari situs resmi Kemenag.go.id, dalam rekapitulasi jamaah yang telah melunasi BPIH tiap provinsi tergambar sebaran jumlah jamaah dari masing-masing daerah. Bahkan, data pelunasan tiap Bank Penerima Setoran (BPS) BPIH juga tersajikan.

Berikut catatan jumlah jamaah yang telah melunasi BPIH dari tiga daerah yang memiliki kuota haji terbesar, persentase tertinggi, persentase terendah, serta data tiap BPS BPIH.

Data pelunasan hari pertama pada tiga provinsi dengan jumlah kuota terbesar:

  1. Jawa Barat, jamaah lunas BPIH sebanyak 5.743 jemaah (14,89%) dari kuota 38.567 orang.
  2. Jawa Timur, jamaah lunas BPIH sebanyak 3.943 jemaah (11,25%) dari kuota 35.034 orang.
  3. Jawa Tengah, jamaah lunas BPIH sebanyak 1.792 jemaah (5,93%) dari kuota 30.225 orang.

Data pelunasan BPIH hari pertama berdasarkan persentase tertinggi:

  1. Riau, persentase 16,08%.
  2. Banten, persentase 15,37%.
  3. Jawa Barat, persentase 14,89%.

Data pelunasan BPIH hari pertama berdasarkan persentase terendah:

  1. Maluku Utara, persentase 0%.
  2. Sulawesi Tenggara, persentase 0,2%.
  3. Kalimantan Tengah, persentase 0,44%.

Sedangkan data jamaah telah melunasi BPIH pada BPS BPIH dengan jumlah jamaah terbesar sebagai berikut:

  1. Bank Syariah Mandiri, jamaah telah melunasi BPIH sebanyak 8.941 (11%) dari jumlah jamaah 78.687 orang.
  2. BRI Syariah, jamaah telah melunasi BPIH sebanyak 4.112 (8%) dari jumlah jamaah 50.171 orang.
  3. BNI Syariah, jamaah telah melunasi BPIH sebanyak 2.717 (10%) dari jumlah jamaah 27.648 orang

Sementara alasan kenapa Maluku Utara belum ada pelunasan:

  1. Kabupaten yang jumlah jamaahnya banyak besok, 20 Maret baru dilakukan pemeriksaan kesehatan.
  2. Sedangkan Kabupaten Halmahera Timur, Barat dan Morotai jumlah jamaahnya masing-masing 64, 70 dan 40. Sedangkan jarak tempuh dari tempat tinggal jamaah ke ibu kota kabupaten perlu waktu yang lama dua hari dua malam.

Sumber : Okezone.com