Modal Asing Masuk Rp19,02 Triliun, Rupiah Menguat Usai BI Rate Naik
Bank Indonesia mencatat aliran modal asing Rp19,02 triliun pasca kenaikan BI Rate. Rupiah menguat ke Rp17.865 didukung inflow SBN dan SRBI.
Ilustrasi truk tangki milik Pertamina yang dibajak./Bisnis Indonesia/Nurul Hidayat
Harianjogja.com, JAKARTA--Sebanyak dua mobil tangki biosolar Pertamina dibajak ketika akan memasuki Gerbang Tol Ancol. Mobil tersebut menurut Unit Manager Communication & CSR Pertamina MOR III, Dewi Sri Utamii, kemudian dibawa ke lokasi aksi di depan Istana Presiden, Jakarta Pusat pada sekitar pukul 05.00 WIB, Senin (18/3/2019).
“Setelah keluar dari Depo Plumpang mobil tangki menuju pintuTol Ancol, tiba-tiba ada sekitar 10 orang turun dan beberapa oknum yang mencegat dengan kendaraan pick-up dan meminta sopir alias awak mobil tangki untuk turun," kata Dewi saat dihubungi Antara di Jakarta, Senin.
Dua mobil tangki yang dihadang dan dilarikan itu berkapasitas 32 Kilo Liter (KL) yang akan mengirim biosolar ke SPBU di area Tol Jakarta-Merak.
"Proses laporan hukumnya sudah diproses oleh Patra Niaga," kata Dewi.
Dewi menegaskan bahwa peristiwa ini adalah tindak kriminal karena truk tersebut dirampas dan akan berkoordinasi dengan pihak keamanan untuk mencegah terulangnya kejadian serupa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Bank Indonesia mencatat aliran modal asing Rp19,02 triliun pasca kenaikan BI Rate. Rupiah menguat ke Rp17.865 didukung inflow SBN dan SRBI.
PMII DIY mendorong mahasiswa memperkuat analisis kebijakan publik agar gerakan kampus lebih strategis dan berdampak bagi masyarakat.
PPDB Jogja 2026 disorot DPRD Kota Yogyakarta. Disdikpora diminta menutup celah titip KK dan memperkuat verifikasi data kependudukan.
Ekonomi Batang tumbuh 7,74% pada 2025, lampaui nasional. Bupati Faiz raih penghargaan bergengsi.
AS vs Paraguay di Piala Dunia 2026 Grup D, simak jadwal, prediksi skor, dan susunan pemain terbaru.
Rupiah melemah dan IHSG turun, ekonom UKDW sebut kepercayaan investor menurun dan ancam ekonomi nasional.