Penembakan di Islamic Center San Diego Tewaskan 5 Orang
Penembakan di Islamic Center San Diego menewaskan lima orang. KJRI San Francisco memastikan tidak ada WNI menjadi korban.
Ilustrasi truk tangki milik Pertamina yang dibajak./Bisnis Indonesia/Nurul Hidayat
Harianjogja.com, JAKARTA--Sebanyak dua mobil tangki biosolar Pertamina dibajak ketika akan memasuki Gerbang Tol Ancol. Mobil tersebut menurut Unit Manager Communication & CSR Pertamina MOR III, Dewi Sri Utamii, kemudian dibawa ke lokasi aksi di depan Istana Presiden, Jakarta Pusat pada sekitar pukul 05.00 WIB, Senin (18/3/2019).
“Setelah keluar dari Depo Plumpang mobil tangki menuju pintuTol Ancol, tiba-tiba ada sekitar 10 orang turun dan beberapa oknum yang mencegat dengan kendaraan pick-up dan meminta sopir alias awak mobil tangki untuk turun," kata Dewi saat dihubungi Antara di Jakarta, Senin.
Dua mobil tangki yang dihadang dan dilarikan itu berkapasitas 32 Kilo Liter (KL) yang akan mengirim biosolar ke SPBU di area Tol Jakarta-Merak.
"Proses laporan hukumnya sudah diproses oleh Patra Niaga," kata Dewi.
Dewi menegaskan bahwa peristiwa ini adalah tindak kriminal karena truk tersebut dirampas dan akan berkoordinasi dengan pihak keamanan untuk mencegah terulangnya kejadian serupa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Penembakan di Islamic Center San Diego menewaskan lima orang. KJRI San Francisco memastikan tidak ada WNI menjadi korban.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.
Jumlah menara telekomunikasi di Bantul capai 300 unit. Diskominfo sebut minat investasi mulai menurun seiring kebutuhan yang tercukupi.