Advertisement
Nelayan Indonesia Bebas dari Kurungan Malaysia setelah Mancing di Perbatasan
Ilustrasi kapal nelayan - Ist/ Dok SAR
Advertisement
Harianjogja.com, ACEH--Lima nelayan dari Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, yang sudah menjalani hukuman kurungan di Malaysia, akhirnya bebas. Mereka ditangkap otoritas Malaysia sejak 12 Juli 2018.
"Hari ini ke lima nelayan asal Manyad Payed, Kabupaten Aceh Tamiang yang ditahan di Langkawi, Malaysia, sudah dibebaskan dan mereka telah menjalani hukuman kurungan sesuai putusan Pengadilan Negeri Malaysia," kata Wakil Panglima Laot Aceh, Miftachhuddin Cut Adek, di Banda Aceh, Kamis (14/3/2019).
Advertisement
Ia menjelaskan, kelima nelayan Aceh Tamiang itu ditangkap otoritas Malaysia sejak 12 Juli 2018 dan Pengadilan Negeri setempat pada 31 Oktober 2018 menjatuhkan hukuman kurungan enam bulan terhadap lima nelayan Aceh itu.
"Syukur Alhamdulillah sekarang nelayan Aceh sudah bebas dan sudah diserahkan Kepala Imigrasi Negara Malaysia," ujar dia.
BACA JUGA
Selanjutnya mereka akan diserahkan Kepala Kedutaan Besar Indonesia di Malaysia untuk diurus pemulangan ke Tanah Air. "Jadwal pemulangan belum ada kabar dan kami terus berkoordinasi dengan KBRI di Malaysia, terkait pemulangan mereka," ujar dia.
Ada pun identitas ke lima nelayan asal Manyad Panyed, Kabupaten Aceh Tamiang itu, Syamsul Bahri, 42; M Sakbani, 24; Aji Saputra, 20; Syahrul Rizal Yahya, 38; dan Sunaryo, 40.
Untuk diketahui, ke lima nelayan Aceh Tamiang itu melaut dari Kuala Idi, Aceh Timur dengan menggunakan KM Wulandari berbobot tujuh gross tonnage, Rabu (11/7/2018), dan memancing ikan secara tradisional di perbatasan Indonesia-Malaysia.
"Kami ingatkan kepada semua masyarakat nelayan Aceh kedepan lebih berhati-hati saat melaut guna mencengah masuk ke negara orang," ucap dia, juga menjabat sebagai sekretaris DPD Aceh Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia disingkat (HNSI).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Operasi SAR Yunanta di Sungai Opak Resmi Ditutup Setelah 7 Hari
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Lapak Asik BPJS Ketenagakerjaan Kini Dilengkapi Antrean Digital
- Duel Antar Geng Berujung Pembacokan di Pakualaman Jogja
- Sindikat Oplos LPG Subsidi Terbongkar, Keuntungan Rp1,3 Miliar Perhari
- Pendatang ke Jakarta Didominasi Usia Produktif Minim Keterampilan
- Harga Pangan Global Naik Lagi, FAO Soroti Dampak Konflik Timur Tengah
- Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran
- UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan bagi 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon
Advertisement
Advertisement








