Tiga Pelaku Pencurian Tower BTS di Banyumas Dibekuk Polisi
Polresta Banyumas menangkap tiga pelaku pencurian aset BTS di dua lokasi dan menduga aksi dilakukan di banyak TKP lain.
Ilustrasi pulau/Reuters-Edgar Su
Harianjogja.com, JAKARTA--Pulau Dua Barat Kepulauan Seribu dijual Rp243 miliar lewat situs jual beli online www.99.co.
Secara administratif, Pulau Dua Barat masuk dalam wilayah Provinsi DKI Jakarta. Lokasinya berdekatan dengan Pulau Dua Timur dan Pulau Pabelokan. Pulau ini berjarak sekitar 85 kilometer dari utara Kota Jakarta.
Melalui situs jual beli online, luas tanah dijual seluas 78.400 meter persegi. Sang pemasang iklan mengakui telah memiliki Sertifikat Hak Milik atas pulau itu.
“Kavling di Pulau Dua Barat, area Kepulauan Seribu. Dijual satu pulau full. Jual cepat. Harga masih bisa nego. Harga yang tertera adalah harga per meter,” tulis keterangan dalam situs seperti dikutip Suara.com, Kamis (14/3/2019).
Dalam situs jual beli online itu tertulis, Pulau Dua Barat dijual seharga Rp243,04 miliar dengan harga tanah per meternya dibanderol seharga Rp 3,1 juta per meter.
Sang pemasang iklan penjualan tanah dalam situs itu tertulis bernama Elly Puspawati Widjaja. Di foto profil pemasang iklan tertulis logo agen property LJ Hooker.
Hingga berita ini diturunkan, Suara.com berusaha untuk mengkonfirmasi pihak Pemprov DKI Jakarta dan LJ Hooker mengenai kabar penjualan salah satu pulau ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Polresta Banyumas menangkap tiga pelaku pencurian aset BTS di dua lokasi dan menduga aksi dilakukan di banyak TKP lain.
Cek jadwal Prameks Jogja–Kutoarjo 2026 terbaru. Kereta andalan komuter, murah, cepat, dan bebas macet.
Para pesepeda dari dalam dan luar negeri mengikuti ajang International Veteran Cycle Association Rally (IVCA Rally) 2026, Kamis (21/5/2026)
Pencegahan stunting tidak hanya difokuskan pada anak, karena ibu juga harus mendapat perhatian.
PAD wisata Bantul baru Rp8,4 miliar hingga Mei 2026, turun dari tahun lalu. Faktor ekonomi dan kunjungan jadi penyebab.
DPAD DIY bersama DPRD DIY menggelar bedah buku bertajuk Menjadi Pemuda di Zaman yang Tak Mudah di Rompok Ndeso, Kuwaru RT 02, Kalurahan Poncosari, Bantul.