KAI Buka Penjualan Tiket Kereta Ekonomi Kerakyatan Lebaran 2026
KAI membuka penjualan Kereta Ekonomi Kerakyatan untuk mudik Lebaran 2026 dengan tarif terjangkau dan kursi lebih nyaman.
Ilustrasi kargo pesawat./JIBI
Harianjogja.com, JAKARTA — Pemerintah terus mempercepat optimalisasi Bandar Udara Internasional Jawa Barat Kertajati sebagai salah satu simpul penting industri penerbangan nasional. Tak hanya sebagai bandara penumpang, Kertajati kini diproyeksikan menjadi pusat pemeliharaan pesawat atau maintenance, repair, and overhaul (MRO).
Langkah ini mendapat dukungan penuh dari Kementerian Perhubungan sebagai bagian dari strategi besar memperkuat ekosistem aviasi nasional.
Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Lukman F. Laisa, menyebut pengembangan ini merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi lintas kementerian yang dipimpin Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan pada April 2026.
“Termasuk potensi pengembangan MRO sipil dan pertahanan guna meningkatkan kemandirian sektor penerbangan Indonesia,” ujarnya, Kamis (21/5/2026).
Tak Sekadar Bandara, Tapi Motor Ekonomi Baru
Menurut Lukman, Kertajati memiliki peran strategis yang jauh melampaui fungsi bandara konvensional. Infrastruktur ini diharapkan menjadi tulang punggung konektivitas udara, pusat logistik nasional, hingga penggerak industri aviasi di Indonesia bagian barat.
Dengan kapasitas lahan yang luas dan posisi geografis yang strategis, Kertajati dinilai mampu berkembang menjadi hub penerbangan, pusat distribusi kargo, serta basis industri perawatan pesawat.
Konsep ini juga selaras dengan implementasi Multi Airport System di kawasan Jakarta dan Jawa Barat, yang bertujuan mengurangi beban bandara utama sekaligus meningkatkan efisiensi jaringan transportasi udara.
Butuh Dukungan Besar dan Kolaborasi Lintas Sektor
Meski memiliki potensi besar, optimalisasi Kertajati tidak bisa berjalan sendiri. Pemerintah menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, mulai dari peningkatan trafik penerbangan hingga penguatan konektivitas darat.
Lukman menjelaskan bahwa pembukaan rute baru, integrasi transportasi antarmoda, serta sinkronisasi tata ruang menjadi faktor krusial dalam mempercepat pengembangan kawasan tersebut.
Selain itu, dukungan investasi dan pembiayaan juga menjadi kunci. Pemerintah membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk operator bandara, maskapai, investor, hingga pemerintah daerah.
Fokus pada Keselamatan dan Keberlanjutan
Ke depan, pemerintah akan terus memperkuat koordinasi lintas sektor untuk memastikan pengembangan Kertajati berjalan optimal dan berkelanjutan.
Selain mengejar pertumbuhan, aspek keselamatan, keamanan, serta kualitas layanan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap tahap pengembangan.
Dengan langkah strategis ini, Kertajati tidak hanya diharapkan menjadi pusat MRO nasional, tetapi juga menjadi katalis pertumbuhan ekonomi baru yang mampu meningkatkan daya saing Indonesia di kancah global.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
KAI membuka penjualan Kereta Ekonomi Kerakyatan untuk mudik Lebaran 2026 dengan tarif terjangkau dan kursi lebih nyaman.
Film Indonesia berlatar Jogja raih penghargaan di Cannes 2026. Kisah identitas ‘Yanto’ memikat penonton dunia.
Pantai Glagah jadi motor lonjakan PAD pariwisata Kulonprogo 2026. Kunjungan wisatawan ikut meningkat tajam.
UPN Jogja nonaktifkan dosen terduga pelaku kekerasan seksual. Kasus ditangani Satgas, korban dilindungi.
KPPN Wonosari ajak pemangku kepentingan tolak gratifikasi. Ini batasan yang masih diperbolehkan menurut aturan.
Pemerintah siapkan jutaan lapangan kerja dari hilirisasi, pangan, hingga ekonomi hijau. Ini sektor paling menjanjikan.