Motor Koperasi Desa di Wonogiri Nyungsep, Dandim: Dugaan Rem Blong
Motor roda tiga KDKMP di Wonogiri nyungsep ke tegalan. Dandim ungkap dugaan rem blong, ini fakta lengkap dan data distribusi armada terbaru.
Seorang warga menuruni saluran irigasi Irobayan di Desa Gagaksipat, Ngemplak, Boyolali, menggunakan tangga kayu. Warga tersebut hendak BABS di saluran irigasi tersebut. Foto diambil pekan lalu.
Harianjogja.com, BOYOLALI—Saluran Irobayan di Desa Gagaksipat, Kecamatan Ngemplak, Boyolali rupanya masih digunakan sejumlah warga untuk buang air besar sembarangan (BABS). Bahkan aktivitas ini sudah menjadi kebiasaan karena warga belum memiliki tempat untuk BAB.
Warsini, 60, seorang warga Dukuh Kanoman Desa Gagaksipat mengatakan BABS di sungai maupun saluran bagi warga seusianya terlanjur membudaya. Penyebabnya, rumah yang ditinggalinya belum memiliki tempat BAB baik yang dibangun secara komunal maupun yang berada di masing-masing rumah.
“Akibatnya warga masih beberapa kali ke saluran untuk buang air besar,” tutur Warsini saat berbincang dengan JIBI/Solopos, di Saluran Irobayan, beberapa waktu lalu.
Meski demikian budaya BABS ini tak lagi menjangkit di kalangan muda. Terlebih untuk rumah-rumah yang sejak awal dibangun telah memiliki kamar mandi. Selain jadi tempat BABS, saluran pertanian Bendung Irobayan kerap dimanfaatkan warga untuk memancing.
Hal ini diakui Dwi, 38, warga setempat. Saban sore atau pagi warga banyak berkumpul membawa alat pancing. Mengenai BABS ini, Ketua Gabungan Perkumpulan Petani Pengguna Air (GP3A) Tri Mandiri, Samidi, membenarkannya. Menurutnya ada sejumlah faktor yang mempengaruhi sedimentasi (pendangkalan) saluran irigasi.
Selain faktor BABS, limbah rumah tangga, dan tanaman liar juga menjadi faktor yang kerap disepelekan warga. “Padahal kan saluran ini [Irobayan] masih digunakan untuk mengalirkan air setidaknya di tiga desa yaitu Gagaksipat, Donohudan, dan Ngesrep,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos.com
Motor roda tiga KDKMP di Wonogiri nyungsep ke tegalan. Dandim ungkap dugaan rem blong, ini fakta lengkap dan data distribusi armada terbaru.
BPS DIY catat pengangguran turun jadi 3,05% pada Februari 2026, jumlah pekerja dan angkatan kerja meningkat.
Austria rilis skuad Piala Dunia 2026. Arnautovic dan Alaba kembali, ada pemain naturalisasi baru.
KAI Daop 6 tutup dua perlintasan liar di Jogja demi keselamatan. Total 41 jalur ilegal ditutup sejak 2023.
LPS kembangkan sistem data perbankan real time berbasis AI untuk tingkatkan akurasi dan percepat resolusi bank.
Modus penipuan pajak catut BPKAD Jogja marak. Warga diminta waspada dan cek rekening resmi sebelum bayar pajak.