Advertisement

3 Nelayan Hilang di Laut Bintan akibat Mesin Pompong Mati

Newswire
Sabtu, 02 Maret 2019 - 17:17 WIB
Sunartono
3 Nelayan Hilang di Laut Bintan akibat Mesin Pompong Mati Ilustrasi nelayan sedang bekerja sama mendorong kapal ke pantai, di Pantai Bugel, Senin (31/12/2018). - Harian Jogja/Uli Febriarni

Advertisement

Harianjogja.com, RIAU--Tim SAR Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang, Kepulauan Riau, mengerahkan kapal KN Bhisma guna mencari tiga pemancing yang dilaporkan hilang di laut, Sabtu (2/3/2019). Ketiga pemancing itu adalah Wijiono, Agus dan Supi yang hilang sejak Kamis 28 Februari 2019.

"Kami terima laporan dari Pak Wahyu ada tiga orang pemancing hilang karena mesin pompongnya mati," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang Budi Cahyadi melalui Kepala Seki Operasional Eko Suprianto, di Tanjungpinang.

Advertisement

Para pemancing yang merupakan warga Tanjungpinang dilaporkan hilang di sekitar perairan Pulau Dendun, Kecamatan Mantang, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau. Sebelum dilaporkan hilang, pemilik pompong sempat melakukan pencarian setelah dikabari korban mesinnya mati. Namun, saat ke lokasi Wahyu tidak menemukan korban.

"Yang punya pompong dikabari korban mesin pompongnya mati, lalu pemiliknya langsung ke lokasi. Tapi, tak menemukan mereka," ujar Eko.

Mendapat laporan itu, lanjutnya, pihaknya langsung menerjunkan tim dengan kapal KN Bhisma ke lokasi."KN Bhisma sudah bergerak ke lokasi, nanti kalau ada perkembangan akan disampaikan kembali," kata Eko.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Okezone.com

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

BBM Dinas Sleman Belum Dibatasi, WFH Juga Belum Diterapkan

BBM Dinas Sleman Belum Dibatasi, WFH Juga Belum Diterapkan

Sleman
| Kamis, 02 April 2026, 10:27 WIB

Advertisement

Blunder! Iklan Bus Skotlandia Gunakan Pemandangan China

Blunder! Iklan Bus Skotlandia Gunakan Pemandangan China

Wisata
| Rabu, 01 April 2026, 09:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement